Home Internasional Kremlin: Pertemuan Vladimir Putin dengan Xi Jinping Bahas Ukraina dan Taiwan

Kremlin: Pertemuan Vladimir Putin dengan Xi Jinping Bahas Ukraina dan Taiwan

Moskow, Gatra.com – Presiden Rusia,  Vladimir Putin dan Xi Jinping dari China akan membahas perkembangan Ukraina dan Taiwan pada pertemuan kedua kepala negara di Uzbekistan pada Kamis (15/8).

Menurut Kremlin pertemuan itu akan memiliki "signifikansi khusus" mengingat situasi geopolitik.

Xi akan meninggalkan China untuk pertama kalinya --dalam lebih dari dua tahun-- untuk perjalanan minggu ini ke Asia Tengah, di mana dia akan bertemu Putin. Hanya sebulan sebelum dia ditetapkan memperkuat posisinya sebagai pemimpin China paling kuat, sejak Mao Zedong.

"Para presiden akan membahas agenda bilateral dan topik utama regional dan internasional," kata ajudan Kremlin, Yuri Ushakov pada briefing di Moskow, dikutip Reuters, Rabu (14/9).

Baca Juga: Impor Energi China dari Rusia Melonjak: Rusia Lampaui Indonesia Jadi Pemasok Utama Batu Bara

"Tentu saja, mereka akan memberikan penilaian positif tentang tingkat kepercayaan tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kemitraan strategis bilateral," tambahnya.

Kemitraan "tanpa batas" yang semakin dalam antara negara adidaya China itu yang sedang bangkit dan raksasa sumber daya alam Rusia. Ini menjadi perkembangan geopolitik yang disaksikan Barat dengan situasi yang penuh kecemasan.

Baca Juga: Rusia Gelar Latihan Perang Skala Besar Libatkan China, India dan 11 Negara

Pertemuan itu akan juga akan memberi Xi kesempatan untuk menggarisbawahi pengaruhnya, sementara Putin dapat menunjukkan kecenderungan Rusia terhadap Asia. 

Kedua pemimpin dapat menunjukkan penentangan mereka terhadap Amerika Serikat seperti halnya Barat berusaha menghukum Rusia atas apa yang disebut Moskow sebut sebagai "operasi militer khusus" dalam perang di Ukraina.

Rusia juga berusaha untuk meningkatkan penjualan gasnya ke China dan membangun jaringan pipa baru ke negara, itu karena pasokan gasnya ke Eropa telah dibatasi secara signifikan di tengah kebuntuan di Ukraina.

Baca Juga: Latihan Militer China, Taiwan Batalkan Sejumlah Penerbangan

Ushakov mengatakan Moskow menghargai posisi China terhadap apa yang disebutnya "krisis Ukraina", dengan mengatakan Beijing telah melakukan "pendekatan seimbang" terhadap konflik tersebut.

“China dengan jelas memahami alasan yang memaksa Rusia untuk meluncurkan operasi militer khusus. Masalah ini, tentu saja, akan dibahas secara menyeluruh selama pertemuan mendatang," kata Ushakov.

Pertemuan antara Xi dan Putin di Uzbekistan akan berlangsung di sela-sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai di kota kuno, Jalur Sutra Samarkand di Uzbekistan.

Ushakov mengatakan tidak ada kesepakatan energi baru dengan China yang diharapkan akan ditandatangani di Uzbekistan.