Home Olahraga Juventus Kembali Keok, Allegri Akui Oleng

Juventus Kembali Keok, Allegri Akui Oleng

Turin, Gatra.com – Juventus kembali menelan kekalahan dalam laga kedua fase Grup H Liga Champions. Tim berjuluk Nyonya Tua ini takluk saat menjamu Benfica di Stadion Juventus, Kamis (15/9) dini hari WIB.

Juventus pun sama sekali belum meraih poin di kompetisi ini. Pasukan Massimiliano Allegri ini tertinggal 6 angka dari PSG dan Benfica yang berada di urutan pertama dan kedua klasemen sementara.

Baca Juga: Lionel Messi, Mbappe, dan Neymar Kompak, PSG Pecundangi Wakil Israel

Asa Juventus untuk meraih kemenangan sedianya sangat terbuka sejak awal pertandingan. Arkadiusz Milik berhasil membobol gawang Benfica saat pertandingan baru berjalan 4 menit. Bahkan keunggulan ini mampu mereka pertahankan hingga beberapa menit jelang babak pertama berakhir.

Nahas, sebuah pelanggaran membuat wasit memberi hadiah penalti kepada tim tamu. Joao Mario yang menjadi eksekutor di menit ke-43 sukses membobol gawang Juventus. Skor 1-1 mengakhiri laga babak pertama.

Memasuki babak kedua, permainan Juventus masih mampu diredam para pemain Benfica. Bahkan serangan Benfica jauh lebih banyak di banding tuan rumah. Hasilnya, gawang Juventus kembali kebobolan di menit ke-55. David Neres sukses mengoyak jala gawang Juve yang dikawal Mattia Perin.

Baca Juga: US Open: Carlos Alcaraz Terbaik di Amerika

Juventus terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun Benfica mampu tampil disiplin, dan mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Juventus pun keok di markasnya sendiri.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengatakan, tidak akan menyalahkan para pemain untuk apa pun. “Kami kehilangan keseimbangan. Kami tidak memiliki kekuatan untuk bermain dan mereka bisa saja mencetak lebih banyak lagi,” katanya, seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

Dia menegaskan, timnnya membutuhkan solusi yang cepat. “Ini adalah momen tersulit di Liga Champions UEFA bagi kami. Ini adalah pertama kalinya dalam sepuluh tahun ini (kalah di dua pertandingan pertama) terjadi pada kami. Liga Champions rumit, tetapi tidak perlu dikatakan bahwa kami masih bisa lolos,” tandasnya.