Home Ekonomi Kolaborasi Bank BTPN dan BNP Paribas Sediakan Solusi Investasi Jangka Panjang

Kolaborasi Bank BTPN dan BNP Paribas Sediakan Solusi Investasi Jangka Panjang

Jakarta, Gatra.com - Presiden Direktur PT. BNP Paribas Asset Management, Priyo Santoso mengatakan kondisi ekonomi Indonesia masih lebih tangguh dibandingkan negara lain meski dihadapkan pada volatilitas pasar global yang tinggi.

“Baik pasar modal, hingga, mata uang Rupiah cukup bertahan bahkan cenderung menguat di tengah sentimen global yang sedang terjadi.” jelas Priyo pada acara Media Briefing Penandatanganan Kerja Sama Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM di The Langham, di Jakarta, Rabu (21/9).

Priyo berujar, prospek pergerakan mata uang Rupiah terhadap Dolar AS relatif stabil dibandingkan dengan mata uang asing lainnya.

Ia pun meyakini bahwa Rupiah yang stabil berkontribusi positif pada aliran portofolio. Sebab, menurut Priyo investor asing dapat lebih fokus pada fundamental perusahaan karena dampak volatilitas mata uang dalam portofolio mereka menjadi lebih kecil.

Baca jugaBNP Paribas IDX30 Filantropi Diluncurkan

“Di tengah kondisi ekonomi yang kian dinamis ini, PT BNP Paribas AM memilih untuk fokus pada investasi jangka panjang. Yang terpenting bagi kami adalah agar investor memahami kebutuhan dan bagaimana mencari momentum yang relevan dengan kondisi pasar. Hal ini kami wujudkan salah satunya melalui kerjasama kami dengan Bank BTPN untuk memperluas akses terhadap solusi investasi yang tepat.” ujar Priyo.

Wakil Direktur Bank BTPN, Darmadi Sutanto mengatakan jelang akhir Pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia masih mempunyai banyak kesempatan meski dihadapkan pada kekhawatiran inflasi global serta perang Rusia dan Ukraina. Berkah kenaikan harga komoditas tambang maupun perkebunan kelapa sawit atau biasa yang disebut windfall menjadi andalan Indonesia bertahan pada gempuran krisis ekonomi.

"Namun kami tetap melihat sebuah kesempatan bahwa tahun depan itu tahun yang penuh potensi. Menteri kita (Menteri Keuangan) berkata itu gelap, tetapi biasanya di dalam kegelapan selalu ada terang," imbuh Darmadi dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Enam Tahun Jenius BTPN, Hampir 40 Ribu Orang Bergabung Jadi Kokreator

Darmadi menekankan bahwa BTPN optimistis kondisi ekonomi Indonesia pasca Covid-19 masih akan tumbuh positif. Karena itu, kata Darmadi, BTPN siap meluncurkan berbagai produk terbarunya.

"Di dalam hidup ini di dalam masalah selalu ada kesempatan, di dalam kesempatan ada resiko juga. Kami optimistis meluncurkan berbagai produk, BTPN melihat kondisi ekonomi pasca Covid-19 ini positif walaupun tentu saja selalu ada tantangan ke depannya," tandas Darmadi.

Sebagai informasi kerja sama Bank BTPN dan PT. BNP Paribas AM dalam hal penjualan investasi reksadana ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua belah pihak.

Melalui kerja sama tersebut maka Bank BTPN mulai menyediakan bagi para nasabahnya BNP Paribas Rupiah Plus untuk reksadana pasar uang, BNP Paribas Prima II dan BNP Paribas Prima USD untuk reksadana pendapatan tetap, dan BNP Paribas Pesona untuk reksadana saham.

Sementara itu, bagi nasabah yang ingin masuk ke pasar saham global, Bank BTPN juga menyediakan reksadana saham syariah berbasis efek luar negeri yaitu BNP Paribas Cakra Syariah USD yang fokus berinvestasi ke pasar saham di negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang dan menerapkan proses pemilihan saham menggunakan filter ESG (Environment, Social, and Governance).