Home Lingkungan Peringatan Hari Badak Sedunia, 5 Spesies Badak Ini Jadi Tema Bahasan

Peringatan Hari Badak Sedunia, 5 Spesies Badak Ini Jadi Tema Bahasan

Jakarta, Gatra.com - Peringatan Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day dilakukan setiap tanggal 22 September. Sejak dirayakan pada 2011, peringatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran mengenai perlindungan terhadap badak. Saat ini, terdapat 5 spesies badak yang ada di dunia meliputi Badak Sumatera, Badak Jawa, Badak Hitam, Badak Putih, serta Badak Bercula Satu.

Badak Hitam dan Badak Putih merupakan badak yang berasal dari Afrika, sementara Badak Bercula Satu berasal dari Benua Amerika, khususnya India dan Nepal.

Baca JugaYogya Kerap Darurat Sampah, Desa Ini Terapkan Sistem Kelola Sampah Digital dan Lebih Murah

Di Indonesia, terdapat Badak Jawa dan Badak Sumatera yang populasinya terus diawasi dan didorong untuk dikembangbiakkan. Saat ini, hasil penelitian yang dilakukan oleh International Union for Conservation Nature (IUCN) atau Uni Internasional untum Konservasi Alam mencatat bahwa jumlah yang sebelumnya 65-68 badak pada 2018, meningkat menjadi 76 di akhir 2021. Indonesia berfokus menjaga populasi melalui penangkaran badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.

Pada periode 2016-2022, Taman Nasional Ujung Kulon melaporkan bahwa ada 5 kematian yang terjadi. Hasil pengamatannya menunjukkan bahwa kematian badak terjadi secara natural atau alamiah. Meskipun begitu, terdapat 18 kelahiran anak badak pada periode yang sama, yang bisa ditemukan sehingga jumlahnya terus bertambah.

Sementara, estimasi jumlah Badak Sumatera justru mengalami penurunan. Pada 2018, data IUCN mencatat jumlahnya berkisar antara 40-78 badak, namun pada 2021 jumlahnya turun menjadi 34-47. Penurunan populasi spesies ini terjadi akibat deforestisasi sehingga mereka tidak berkembang biak. Sejak kehilangan habitat, Badak Sumatera kesulitan menemukan pasangan sehingga jumlahnya tidak mengalami peningkatan.

Baca JugaPentingnya Kolaborasi dan Inovasi Mencegah Karhutla

Kedua spesies badak asal Indonesia ini berada dalam status Critically Endangered sehingga perkembangbiakannya harus selalu dipantau. Selain itu, badak-badak ini juga menghadapi ancaman dalam berkembangbiak akibat adanya pembunuhan illegal untuk diambil culanya, serta illegal trafficking.

Pada perayaan Hari Badak Sedunia tahun ini, tema yang diangkat adalah " Five Rhino Species Forever". Ini menunjukkan semangat untuk terus menjaga keberadaan badak yang melibatkan semua pihak, agar tidak terjadi kepunahan.