Home Kesehatan IDI Benarkan Laporan Kelangkaan Vaksin Booster di sejumlah Daerah

IDI Benarkan Laporan Kelangkaan Vaksin Booster di sejumlah Daerah

Jakarta, Gatra.com – Capaian vaksinasi booster (dosis ketiga) Covid-19 di Indonesia hingga Minggu (25/9) kemarin sudah 63.188.293 orang. 

Jumlah tersebut masih berada jauh di bawah target capaian vaksinasi ideal yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yang mencapai 50%.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Moh. Adib Khumaidi membenarkan adanya sejumlah daerah yang melaporkan kelangkaan stok vaksin booster di sejumlah daerah di Indonesia. 

Baca Juga: Penuhi Syarat, 11 Daerah di Sumsel Siap Menggelar Vaksin Booster

Laporan itu menurutnya telah disampaikan kepada pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai bentuk tindak lanjut dari IDI.

“Ada beberapa daerah yang melaporkan (kelangkaan) itu, dan itu pun langsung kami tindak lanjuti untuk berkomunikasi dengan pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” kata Adib, ketika ditemui di Gedung DR. R. Soeharto, pada Senin (26/9).

Baca Juga: Capaian Vaksin Dosis 3 Baru 4%, Purbalingga Geber Program Percepatan

Adib menegaskan bahwa isu kelangkaan vaksin akan segera ditindaklanjuti. Mengingat, respons masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi booster masih tinggi hingga saat ini. Ia memandang penting untuk menjamin ketersediaan stok vaksin booster tersebut di daerah.

“Pada saat respons masyarakat masih tinggi untuk mendapatkan vaksin, terutama vaksin booster ya, tolong ketersediaan (stok) ini perlu benar-benar bisa dijamin,” kata Adib.

Ia mengatakan, ada dua hal yang menjadi penting untuk diperhatikan dalam menjamin ketersediaan vaksin booster Covid-19 bagi masyarakat di Indonesia secara luas. Pertama, ketersediaan stok vaksin. Kedua, distribusi dari vaksin itu sendiri.

Baca Juga: WHO Targetkan Vaksin, Langkah Ini menjadi Syarat

Adib menegaskan, capaian vaksinasi booster menjadi salah satu poin krusial untuk membantu Indonesia dapat segara mengakhiri penyebaran Covid-19. Capaian vaksinasi booster kini menjadi salah satu indikator penentu status pandemi Covid-19 yang saat ini tengah dikejar pemerintah dan sejumlah instansi terkait kesehatan.

“Sekarang yang harus kita kejar kan (vaksinasi) booster. Nah, vaksin booster (ini) untuk semua masyarakat ya, bukan (hanya) untuk kelompok-kelompok tertentu ya. Termasuk nanti, target vaksinasi booster kedua,” kata Adib.

Adib  menyebut capaian persentase vaksinasi booster juga menjadi salah satu dasar untuk menentukan sebuah kebijakan terkait sejumlah protokol kesehatan yang berlaku, dan berkaitan dengan status pandemi Covid-19 di Indonesia, pada masa mendatang.

126