Home Regional TPNPB-OPM Tolak Seruan Gencatan Senjata Aktivis HAM

TPNPB-OPM Tolak Seruan Gencatan Senjata Aktivis HAM

Jayapura, Gatra.com- Korban tewas masyarakat sipil terus berjatuhan di tangan kelompok sparatis yang menamakan diri TPNPB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka), membuat Aktivis HAM, Theo Hesegem menyerukan gencatan senjata antara TPNPB-OPM melawan aparat negara, 01/10. Namun seruan Theo ini langsung ditolak pihak TPNPB-OPM.

"Ini Tulisan yang bagus dari sisi HAM, tapi jika disuruh TPNPB gencatan senjata maka itu sama saja dengan membiarkan dan mengizinkan genosida di Papua," kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

"Coba ingat bahwa politik pendudukan itu sangat mengorbankan hak bangsa pribumi. Oleh karena itu, semua orang asli Papua wajib mengambil sikap dan tindakan untuk selamatkan Bangsa Papua dari politik pendudukan dan genosida," kilahnya.

"Daerah Otonomi Baru dengan tiga Provinsi Baru di Papua merupakan Politik Pendudukan untuk mengambil alih wilayah, dan klaim hak orang-orang imigran yang datang dengan cara politik pendudukan ini. Dan ingat sekali lagi, ini pelanggaran Hak Asasi Manusia yang sangat fatal dan membahayakan eksistensi kehidupan bangsa Papua," urainya.

"Oleh karena itu, jangan mentahkan pernyataan TPNPB. Karena pernyataan TPNPB akan dipahami masyarakat internasioal yang cerdas. Hanya kaum kapitalis, imperialis dan kolonialis saja yang akan mengatakan bahwa itu salah," klaimnya.

83