Home Ekonomi Legislator Desak Pemerintah Lakukan Distribusi BLT BBM Khusus untuk Pengemudi Ojol

Legislator Desak Pemerintah Lakukan Distribusi BLT BBM Khusus untuk Pengemudi Ojol

Jakarta, Gatra.com - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mendesak pemerintah agar distribusi bantuan langsung tunai (BLT) BBM bagi pengemudi ojek online dilakukan secara khusus. Tujuannya adalah, agar penyaluran BLT tersebut dapat tepat sasaran bagi kelompok pekerja yang terdampak langsung oleh kenaikan harga BBM.

"Sebaiknya memang Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM untuk para pengemudi ojol (ojek on line) secara khusus melalui pengusaha aplikasi agar tepat sasaran," usul Mulyanto, saat menerima pengurus komunitas ojol SPEED Provinsi Banten di Gedung DPR RI, Jakarta, sebagaimana dikutip dalam keterangan resminya, pada Selasa (4/10).

Baca JugaInflasi September 5,95%, Efek Kenaikan BBM Masih Akan Berdampak

Mulyanto pun menekankan agar distribusi BBM terhadap pengemudi ojek online tak lagi dilakukan secara umum, melalui desa ataupun kelurahan. Mengingat, akurasi data yang digunakan dalam pendistribusian tersebut ia nilai masih kurang akurat.

"Pemerintah harus secara serius memperhatikan soal-soal ini. Jangan sampai masyarakat semakin menderita. Padahal dampak pandemi Covid-19 belum hilang benar," tegas Mulyanto.

Ia juga menggarisbawahi, bagaimana kenaikan harga BBM bersubsidi yang terjadi saat ini telah memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat. Dengan demikian, hal itu juga membuat kehidupan masyarakat menjadi semakin berat.

Baca JugaSurvei: 87% Responden Tidak Setuju Kenaikan Harga BBM

Untuk diketahui, Mulyanto menerima keluhan dari komunitas ojol SPEED, pada Senin (3/10). Komunitas tersebut menyatakan bahwa banyak anggota mereka yang tidak menerima bantuan BLT dari Pemerintah, karena berbagai alasan seperti permasalahan pada KTP domisili, keterbatasan kuota, maupun identitas yang tidak terdaftar. Padahal mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut, mengingat kenaikan tarif ojol yang ada tidak sebanding dengan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kepada Mulyanto, Ketua Komunitas Ojol SPEED Banten Andi Wijaya mengusulkan agar penyaluran BLT BBM untuk pengemudi ojol dapat dilakukan secara khusus melalui pengusaha aplikasi.

Tak hanya itu, para pengemudi ojol SPEED juga menyatakan pada Mulyanto, bahwa mereka telah merasakan adanya penurunan kualitas BBM jenis Pertalite, pasca kenaikan harga. Penurunan kualitas tersebut antara lain seperti boros dan beratnya akselerasi. Padahal, keluhan-keluhan serupa cenderung tak mereka temui sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi.

128