Home Internasional Indonesia Tambah Tim Medis untuk Bantu Korban Banjir Pakistan

Indonesia Tambah Tim Medis untuk Bantu Korban Banjir Pakistan

Jakarta, Gatra.com - Indonesia mengirim tim medis dan  logistik kemanusiaan seberat 32 ton, untuk membantu korban banjir di Pakistan, pada Jumat (7/10/2022). Bantuan tersebut merupakan tambahan dari bantuan tunai dan logistik yang Indonesia kirimkan ke Pakistan, pada akhir September lalu.

Tim medis terdiri dari 29 personel dengan berbagai kompetensi berbeda. Mereka nantinya akan membantu pelayanan kesehatan warga Pakistan yang berada di pos-pos pengungsian.

“Suatu tugas mulia untuk kita dapat membantu warga Pakistan terdampak banjir dan masih berada di pos pengungsian,” ujar Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Zaherman, yang juga bertugas memimpin para personil tersebut.

Zaherman menyatakan, tugas kemanusiaan tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional Pakistan. Selain itu, tim aju BNPB yang dibantu oleh KBRI dan KJRI, secara kontinyu berkoordinasi dengan otoritas kesehatan di tingkat Provinsi Sindh maupun Distrik Malir dan Mirpur-khas.

Kedua distrik yang berada di Sindh itu akan menjadi tempat para personel medis memberikan pelayanan kesehatan mereka kepada masyarakat. Mereka pun disebut akan menetap pada pos pengungsian, serta bergerak mengunjungi titik-titik pos pengungsian.

Untuk diketahui, tim medis tersebut dilepas oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto, di Graha BNPB, pada Kamis (6/10). Dalam kesempatan itu, Suharyanto berharap pasukan tim medis tersebut mampu memberikan pelayanan terbaik mereka kepada korban banjir Pakistan. Terlebih, mereka membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

"Jaga nama Merah Putih di sana. Kita punya budaya yang selalu menyatu dengan masyarakat di mana kita bertugas. Kami yakin tim kesehatan ini bisa bersatu dengan masyarakat," pungkas Suharyanto.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa pengiriman tim medis itu merupakan upaya kolaborasi untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan dunia, khususnya rakyat Pakistan yang tertimpa bencana banjir besar sejak pertengahan Juni 2022 silam.

25