Home Pendidikan Jakarta Muslim Fashion Week 2023 Tampilkan Rancangan Busana Karya Pelajar Vokasi

Jakarta Muslim Fashion Week 2023 Tampilkan Rancangan Busana Karya Pelajar Vokasi

Jakarta, Gatra.com - Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 akan diramaikan oleh karya-karya pelajar vokasi. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, menyebut sebanyak 60 busana rancangan pelajar vokasi akan hadir dalam pameran fesyen bertaraf internasional tersebut.

Kiki menyebut, 60 busana yang akan dipamerkan merupakan hasil kurasi yang dilakukan oleh tim kurator Ditjen Pendidikan Vokasi. Jumlah tersebut merupakan rancangan dari 6 SMK dan 4 Perguruan Tinggi Vokasi (PTV).

Dalam rinciannya, satuan pendidoikan vokasi yang akan ikut serta yakni Politeknik Negeri Media Kreatif, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Universitas Kristen Maranatha, Akademi Seni Rupa dan Desain ISWI Jakarta, SMK NU Banat Kudus, SMK Syubbanul Wathon Magelang, SMK Negeri 3 Malang, SMK Negeri 7 Malang, SMK Negeri 1 Buduran, dan SMK Negeri 3 Blitar.

Baca JugaPemerintah Dorong Pelajar Vokasi Miliki Kecakapan Digital

“10 satuan pendidikan vokasi ini masing-masing akan memperagakan 6 busana di acara puncak JMFW 2023,” ujar Kiki dalam bincang Media secara daring, dikutip Rabu (19/10).

Kiki juga menilai kesempatan untuk bisa menampilkan karya di ajang se-akber JMFW 2023 menjadi moementum peljar vokasi untuk unjuk gigi. Karena dalam kacamata Kiki, rancangan busana yang akan ditampilkan pelajar vokasi tidaklah kalah dengan rancangan desainer ternama di tanah air.

“Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat industri fesyen dalam negeri yang tengah berkembang pesat. Pendidikan vokasi memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang fesyen,” tegasnya.

Baca JugaMenko PMK Minta Industri Hibahkan Karyawan Senior ke Vokasi

Sementara itu, salah satu kurator JMFW 2023, Yosepin Sri Ningsih, juga menilai panggung yang diberikan pada pelajar vokasi di ajang JMFW 2023 akan seklaigus menjawab tantangan pendidikan vokasi untuk berkontribusi dalam perkembangan industri fesyen Indonesia.

Dari ajang tersebut, diharapkan juga bahwa banyak pihak yang melihat dan mengapresiasi apa yang sudah dirancang oleh para pelajar vokasi dari berbagai sekolah di tanah air tersebut.

“Semoga ajang ini juga jadi penerus kolaborasi dari hulu ke hilir. Dengan dukungan pemerintah, Indonesia saya rasa bisa menjadi pemain utama dalam industri fesyen ini,” bebernya.

113