Home Gaya Hidup Tari Silo karya Hari Ghulur di Malam Pembukaan IDF 2022

Tari Silo karya Hari Ghulur di Malam Pembukaan IDF 2022

Jakarta, Gatra.com - Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022, Sabtu (22/10). Disuguhkan oleh tujuh penari, Silo menampilkan gerakan-gerakan atraktif yang menguras energi dalam penampilan sekitar 50 menit.

Tari Silo terinspirasi kegiatan tahlil sebagai ritual keagamaan. Gerakan setiap penari didominasi getaran pada tubuh dan permainan gerakan yang berpusat pada Torso. Dipadukan dengan gerak dasar seperti tari balet, para penari melompat ke sana ke mari.

Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)

Di beberapa bagian, para penari menggunakan posisi bersila. Dengan kedua kaki dibiarkan terlipat, mereka tetap membuat lompatan-lompatan. Posisi kedua lutut menjadi tumpuan tubuh mereka.

Dalam posisi seperti ini, mereka juga membuat gerakan seperti berjalan. Sekilas terasa postur tubuh mereka terlihat seperti manusia dengan ukuran tubuh yang lebih panjang dari kakinya. Namun, dalam posisi sulit semacam ini mereka masih bisa membuat lompatan tinggi.

Baca Juga: Indonesian Dance Festival digelar Seminggu ke Depan, Rayakan 30 Tahun Perjalanan

Selain menampilkan karya Hari Ghulur, IDF edisi 2022, yang merupakan perayaan 30 tahun perjalanan festival ini, akan menampilkan 7 pertunjukan Malam, 6 pertunjukan Kampana, 8 workshop, 4 Bincang Tari, juga pameran arsip Vasana Tari IDF bertajuk Hantu Koreografi: Membaca Tubuh Tari, Identitas, Ruang di Sepanjang Perjalanan 30 Tahun IDF.

Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)
Tari Silo karya Hari Ghulur menjadi performance utama pembukaan Indonesian Dance Festival (IDF) 2022 (Gatra/Eva Agriana Ali)

Rangkaian program IDF 2022 dipandu tema RASA: Beyond Bodies. Ini adalah sebuah usaha untuk merayakan keberagaman “rasa” dalam berbagai praktik seni dan konteks sosial-budaya.

Seluruh program festival dirancang bersama oleh tim kurator yang beranggotakan Linda Mayasari (Yogyakarta) sebagai House Curator, serta empat kurator independen Arco Renz (Belgia/Jerman), Hartati (Jakarta), Nia Agustina (Yogyakarta), River Lin (Taiwan/Prancis), dan didampingi oleh Sal Murgiyanto (Yogyakarta) sebagai penasihat kuratorial. Proses kurasi ini juga melibatkan tim pengarah dan direktur festival, yang kemudian mengeksekusi program dalam kolaborasi dengan komite festival.

350