Home Lingkungan Mitigasi Longsor, 15.875 Bibit Pohon Bambu Ditanam di Kawasan Bukit Menoreh

Mitigasi Longsor, 15.875 Bibit Pohon Bambu Ditanam di Kawasan Bukit Menoreh

Jakarta, Gatra.com - 15.875 bibit pohon bambu ditanam di lahan seluas 27 hektar di Kawasan Bukit Menoreh, Desa Ngargoretno, Magelang, Jawa Tengah, sebagai langkah mitigasi bencana longsor dan kekeringan.

Langkah penanaman bibir ini dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bekerjasama dengan Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) dan Yayasan KEHATI.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya memberi dukungan terhadap pelestarian lingkungan Indonesia dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan lingkungan hidup (green financial crime). Diharapkan penanaman pohon bambu ini juga akan memiliki manfaat dalam mencegah bencana.

"Hal ini dikarenakan secara ekologis, bambu dapat meningkatkan penutupan vegetasi dengan cepat pada lahan-lahan terbuka di sekitar daerah aliran sungai," ujar Ivan dalam keterangannya, Minggu (20/11).

Selama lima tahun ke depan, PPATK dan sembilan Bank yang tergabung dalam FKDKP dan Yayasan KEHATI dan masyarakat setempat akan bahu-membahu menambah tutupan lahan untuk mengurangi risiko bencana ini.

Menurut Ivan, kolaborasi ini juga baik untuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini juga senada dengan gagasan ekonomi hijau yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat.

"Sekaligus secara signifikan mengurangi risiko kerusakan lingkungan," kata Ivan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, Riki Frindos menambahkan, bahwa sebagai lembaga yang sejak lama mengembangkan program konservasi bambu dan pemanfaatannya secara lestari, Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menyambut baik program penanaman bambu bersama PPATK dan FKDKP.

“Selain sebagai mitigasi bencana, program ini dapat menambah jumlah keragaman bambu dan keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat ekonomi," ujarnya. 

37