Home Regional Sido Muncul Serahkan Bantuan Ratusan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Sido Muncul Serahkan Bantuan Ratusan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Semarang, Gatra.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat menyatakan bantuan yang diberikan diharapkan bisa ikut meringankan beban para korban gampa di Kabupaten Cianjur.

“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam serta belasungkawa kepada para korban gempa Cianjur. Semoga bantuan ini dapat meringankan sedikit beban para korban. Saya ikut mendoakan korban dan keluarganya serta bisa cepat tertangani,” kata Irwan dalam rilis, Jumat (25/11).

Penyarahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Komando Resor Militer (Korem) 061/Surya Kencana, Rabu 23 November 2022.

Bantuan yang diberikan berupa produk-produk Sido Muncul kepada para korban gempa, antara lain Tolak Angin Cair 60 karton, Tolak Angin Cair Sugar Free 30 karton, Tolak Angin Anak 30 karton, Tolak Linu Herbal 30 karton.

Anggur Vita C 30 karton Vit C 1000 Lemon 100 karton, Kopi Jahe 100 karton, Esemag 30 karton, Jahe Wangi 50 karton STMJ 50 karton dan Alangsari RTD 50 karton.

Selain itu juga diberikan bantuan beras sebanyak 5 ton dan sembako lainnya. Totalnya mencapai Rp500 juta yakni untuk beras dan sembako senilai Rp60 juta, selebihnya Rp440 juta berupa bantuan produk-produk Sido Muncul.

Lebih lanjut Irwan mengatakan bantuan berupa beras dan produk ini, sebagai upaya untuk memudahkan pendistribusian di lapangan.

“Bentuknya produk karena untuk memudahkan pendistribusian. Kalau uang nanti repot, padahal semua petugas yang ada di Cianjur sedang sibuk. Kalau bantuan produk kan tinggal disalurkan ke posko-posko yang membutuhkan,” ujarnya.

Bantuan itu diberangkatan dengan menggunakan tiga armada truk dari Kantor Sido Muncul di Cipete Raya Jakarta ke lokasi bencana Jawa Barat.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) berdampak besar.

Data sejauh ini, 271 orang meninggal dunia dan 40 korban belum ditemukan. Tak hanya itu, bencana ini juga menyebabkan kerugian materil.

17