Home Internasional Presiden Xi JInping Sebut Hubungan China-Arab Capai Lompatan Bersejarah

Presiden Xi JInping Sebut Hubungan China-Arab Capai Lompatan Bersejarah

Riyadh, Gatra.com - Presiden China Xi Jinping mengatakan hubungan antara Republik Rakyat China dan negara-negara Arab mengalami kemajuan yang besar, karena kedua belah pihak menjalin hubungan kemitraan strategis dan pembangunan bersama untuk masa depan yang lebih baik pasca KTT China-Teluk perdana di Arab Saudi.

“KTT Arab-Tiongkok bekerja untuk memperkuat konstruksi untuk menghadapi krisis pangan, energi dan iklim, dan berkomitmen untuk menemukan solusi politik untuk masalah pelik dan bekerja untuk menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan, dan seruan untuk mencapai keuntungan bersama dan meningkatkan koeksistensi yang harmonis antara peradaban yang berbeda,” kata Xi dalam pidato penutupnya selama KTT Arab-Tiongkok untuk Kerjasama dan Pembangunan, dikutip Al-arabiya, Sabtu (10/12).

Dia menambahkan bahwa Republik Rakyat China telah menjalin hubungan kemitraan strategis yang komprehensif dengan 12 negara Arab secara terpisah, dan menandatangani dokumen kerja sama untuk meningkatkan inisiatif Sabuk dan Jalan (Sutra) dengan 20 negara Arab, sebagaimana dikutip kantor berita negara SPA.

Dikatakan bahwa ada 17 negara Arab menyatakan dukungan mereka untuk inisiatif pembangunan global, dan membenarkan bahwa ada 15 negara Arab bergabung dengan Bank Investasi Infrastruktur Asia dan tujuh belas mekanisme kerja sama telah dibentuk dalam kerangka Forum Kerjasama China-Arab.

Presiden China menekankan bahwa hubungan China-Arab telah mencapai lompatan bersejarah, membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa dan menyuntikkan lebih banyak faktor stabilitas ke kawasan dan dunia.

Dia mencatat bahwa KTT Arab-Cina sukses total, karena kedua belah pihak sepakat untuk bekerja dengan segala upaya untuk membangun komunitas Cina-Arab, untuk masa depan bersama menuju era baru, yang merupakan tonggak sejarah dalam sejarah hubungan Cina-Arab.

Presiden Jinping menekankan keinginan pihak China untuk mengambil KTT ini sebagai titik awal baru untuk bekerja mengabdikan persahabatan China-Arab yang diwakili dalam solidaritas, kesetaraan, kepentingan, saling menguntungkan dan inklusivitas, dan untuk memajukan prospek kerja sama yang menjanjikan.

Pada hari Jumat, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan, selama pidatonya di KTT, bahwa pertemuan tersebut mencerminkan keinginan bersama untuk meningkatkan kerja sama China-Teluk. 

“KTT tersebut “menetapkan fase baru yang bersejarah dari kerja sama China-Teluk,” ujarnya.

269