Home Internasional Arab Saudi, UEA dan Yordania Kutuk 'Penyerbuan' Pejabat Israel di Halaman Al-Aqsa

Arab Saudi, UEA dan Yordania Kutuk 'Penyerbuan' Pejabat Israel di Halaman Al-Aqsa

Dubai, Gatra.com - Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengutuk "penyerbuan" halaman masjid al-Aqsa oleh seorang pejabat Israel.

Pada hari Selasa, Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir mengunjungi kompleks Yerusalem yang menampung tempat suci, sebuah langkah yang menurut Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh adalah upaya untuk mengubah masjid menjadi "kuil Yahudi."

Kompleks ini adalah situs tersuci ketiga Islam setelah Mekkah dan Madinah dan situs paling suci Yudaisme, sisa dari dua kuil kuno agama.

“Arab Saudi mengutuk tindakan provokatif seorang pejabat Israel yang menyerbu halaman masjid al-Aqsa,” kata kementerian luar negeri, dikutip Reuters, Selasa (3/1).

Baca Juga: Puluhan Orang Israel Menyerbu Kompleks Al-Aqsa

Pihak Kerajaan Saudi juga mencatat praktik otoritas pendudukan Israel yang merusak upaya perdamaian internasional dan [melanggar] prinsip dan norma internasional, tentang menghormati kesucian agama.

Kementerian tersebut juga menegaskan kembali “sikap solid Arab Saudi untuk mendukung saudara-saudara Palestina,” dan menyuarakan dukungan Kerajaan atas semua upaya yang bertujuan “untuk mengakhiri pendudukan dan mencapai solusi yang adil dan komprehensif… Memungkinkan Palestina mendirikan negara merdeka bersama tahun 1967 berbatasan dengan Yerusalem Timur, sebagai ibu kotanya.

UEA juga mengutuk "penyerbuan" oleh menteri Israel di halaman masjid.

Kementerian luar negeri UEA menegaskan kembali pentingnya memberikan perlindungan penuh terhadap Masjid al-Aqsa dan mengakhiri pelanggaran berbahaya dan provokatif di sana.

Baca Juga: Menlu Palestina: Penyerbuan Masjid Al-Aqsa, Kebrutalan Pasukan Israel

Ia juga meminta otoritas Israel untuk mengurangi eskalasi dan mendesak mereka agar tidak mengambil langkah apa pun, yang dapat meningkatkan ketegangan dan ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Kementerian juga menegaskan kembali dukungannya terhadap upaya regional dan internasional yang bertujuan untuk mendorong proses perdamaian ke depan di Timur Tengah dan mengakhiri “tindakan tidak sah”, yang mengancam pencapaian solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina di sepanjang 1967, berbatasan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Baca Juga: Liga Arab - Mesir Kutuk Pelanggaran Berulang Israel di Masjid Al-Aqsa

Yordania juga mengecam tindakan tersebut dengan kata-kata "paling keras" terhadap kunjungan Ben-Gvir ke kompleks Masjid al-Aqsa.

"Yordania mengutuk dengan sangat keras penyerbuan Masjid al-Aqsa dan melanggar kesuciannya," kata pernyataan kementerian luar negeri.

75