Home Regional Peringatan Hari Jadi Pemalang Digelar Sederhana

Peringatan Hari Jadi Pemalang Digelar Sederhana

Pemalang, Gatra.com - Peringatan Hari Jadi ke-448 Kabupaten Pemalang pada tahun ini bakal digelar secara sederhana. Sejumlah kegiatan untuk memeriahkan digelar dengan swadaya masyarakat.

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, ada 32 kegiatan yang akan digelar untuk menyambut Hari Jadi ke-448 Kabupaten Pemalang . "Sepertinya banyak kegiatan, tapi kita kemas sesederhana mungkin," kata Mansur saat konferensi pers di Pendopo Kantor Pemkab Pemalang, Jawa Tengah Kamis (12/1).

Menurut Mansur, rangkaian kegiatan atau acara yang akan digelar tidak seluruhnya menggunakan anggaran dari APBD. Ada yang sepenuhnya didanai oleh masyarakat.

"Istilahnya, masyarakat mangayubagyo. Jadi banyak kegiatan dari masyarakat, panitianya dari masyarakat, dan biaya swadaya mereka sendiri karena mereka ingin ikut memeriahkan Hari Jadi Pemalang," ungkapnya.

Baca Juga: Kriminalitas di Pemalang Turun Sepanjang 2022, Ini Upaya Polisi

Mansur mencontohkan, sejumlah kegiatan yang digelar oleh masyarakat tersebut, yakni Randudongkal Desa Festival, Festival Kicau Burung, dan Fun Bike. "Beberapa kegiatan juga ada yang unik. Jadi mari kita meriahkan Hari Jadi Pemalang dengan bersama-sama, secara sederhana," kata dia.

Mansur juga menyinggung terkait adanya rencana acara yang mengundang sejumlah artis nasional, namun akhirnya dibatalkan. Menurutnya, pembatalan acara itu dilakukan setelah pihaknya menerima aspirasi dan masukan dari masyarakat.

"Kami mendengarkan aspirasi masyarakat, masukan, jadi dengan tegas saya batalkan. Walaupun biayanya sekitar Rp200 juta, kalau kita hitung-hitung, efek dominonya bisa lebih dari Rp200 juta kalau digelar, UMKM laku, perhotelan laku, tapi tidak masalah. Tidak perlu artis nasional, kita punya banyak artis lokal," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemalang Joko Ngatmo menambahkan, peringatan Hari Jadi Pemalang 2023 dengan mengangkat tema Bersatu, Bangkit Bersama Menuju Pemalang Aman dan Ikhlas dilaksanakan secara sederhana dengan tirakat dari kegiatan yang bernuansa gebyar tetapi hanya menghibur sesasat saja.

Baca Juga: Lantik Ratusan PNS, Plt Bupati Pemalang Ingatkan Kode Etik dan Perilaku

"Rangkaian peringatan hari jadi pada dasarnya merupakan ikhtiar menyambungkan semangat kesejarahan pada pendiri dan leluhur Pemalang. Oleh karena itu kegiatan utama adalah khoul atau ziarah ke makam pendiri dan pejuang Kabupaten Pemalang, sema'an Alqur'an dan wungon sebelum hari H. Wungon merupakan tradisi leluhur yang sampai saat ini masih dilakukan warga Pemalang pada malam kelahiran," jelasnya.

Joko menungkapkan, pada 24 Januari akan digelar Kirab Pataka dan Seni Budaya Kabupaten Pemalang dari depan Balai Desa Sungapan-Taman Patih Sampuh hingga pendopo kabupaten. Kegiatan dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pemalang, dan pada malam harinya diadakan Pemalang Bersholawat yang mengundang Habib Muhammad Farid Al Mutohar dari Semarang dan Az-Zahir dari Pekalongan.

"Sementara untuk kegiatan pendukung dalam rangkaian hari jadi, terdiri dari berbagai aktivitas elemen masyarakat yang ikut memeriahkan suasana. Untuk hiburan masyarakat, tidak mengundang artis nasional, namun memanfaatkan potensi lokal yang ada di Pemalang," ujarnya.

58