Home Nasional PT LIB dan Perwakilan Klub Sepakat Liga 2 Dilanjutkan

PT LIB dan Perwakilan Klub Sepakat Liga 2 Dilanjutkan

Jakarta, Gatra.com – Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus, mengatakan, pihaknya bersama para petinggi lainnya menyepakati kompetisi Liga 2 akan dilanjutkan dengan sistem bubble.

Menurutnya, kelanjutan Liga 2 tersebut tinggal menunggu keputusan sampai terbentuknya kepengurusan baru Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang terpilih setelah Kongres Luar Biasa (KLB).

Baca Juga: Bahas Keberlanjutan Liga, PT LIB Adakan Pertemuan dengan Seluruh Klub Liga 2

"Kompetisi Liga 2 kembali dilanjutkan dengan sistem bubble. Itu akan kami kembalikan lagi kepada PSSI. Kalau dilanjutkan, PSSI akan menentukan formatnya," kata Ferry dalam konferensi pers di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (24/1).

Diskusi yang memakan waktu kurang lebih 6 jam ini, sempat berjalan alot. Kendati demikian, menemukan jalan keluar bagi bagi para klub sepak bola Liga 2 yang sempat lontang-lantung karena dihentikannya liga tersebut.

Lebih lanjut Ferry menambahkan, tak bisa memberikan kepastian apakah tetap melanjutkan degradasi dari Liga 1 apabila kompetisi Liga 2 dilanjutkan. Menurutnya, itu sudah menjadi kewenangan dari PSSI untuk menentukan, bukan PT LIB.

"Dari rekomendasi ini, kami akan sampaikan ke PSSI terkait degradasi di Liga 1 terapkan atau tidak. Ya, itu ranahnya PSSI yang akan menentukan, bukan kami," katanya.

Sebagai informasi, Sekjen Yunus Nusi menyampaikan bahwa Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan untuk menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 dan Liga 3 musim 2022/2023 karena beberapa faktor.

"Adanya permintaan dari sebagian besar klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tersebut tidak bisa dilanjutkan," katanya dikutip dari pernyataan PSSI melalui lamannya pada Kamis lalu (12/1).

Menurut Yunus, hal itu terjadi karena tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator, serta pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.

Baca Juga: Pemberhentian Liga 2 Berdampak Pada Keuangan Klub

Selain itu, ia mengatakan bahwa rekomendasi dari tim transformasi sepak bola Indonesia seusai tragedi Kanjuruhan terkait sarana dan prasarana yang belum memenuhi syarat turut menjadi faktor.

Adanya Perpol Nomor 10 Tahun 2022 untuk mengamanatkan proses perizinan yang baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, serta bantuan pengamanan yang juga disebut menjadi alasan penghentian Liga 2.

57