Home Olahraga Lewat Rubber Game, Putri dan Gregoria Melaju ke Babak 16 Besar Indonesia Masters 2023

Lewat Rubber Game, Putri dan Gregoria Melaju ke Babak 16 Besar Indonesia Masters 2023

Jakarta, Gatra.com - Dua wakil tunggal putri Indonesia menang di babak 32 besar Indonesia Masters 2023, Rabu (25/1). Lewat rubber game, Putri Kusuma Wardani dan Gregoria Mariska Tunjung berhasil menandaskan lawannya dan melaju ke babak berikutnya.

Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Putri KW menang atas wakil Jepang, Aya Ohori melalui rubber game ketat, 21-17, 23-25, 23-21.

"Dari pertama, habis menang kualifikasi, pas tahu akan bertemu Jepang, sudah siap mental dan siap capek. Jadi tadi main sama-sama bagus. Aya susah dimatiin, aku juga nggak mau gampang menyerah karena kalau menyerah, dia pasti naik lagi mentalnya," kata Putri dalam konferensi pers usai laga, Rabu (25/1).

Di awal game pertama, kedua pemain saling berkejaran poin. Imbang 6-6, 9-9, 12-12, Putri berhasil mengambil lima poin beruntun dan unggul jauh. Terus menjaga keunggulan, Putri mampu mengambil game pertama.

Memasuki game kedua dan ketiga, kedua pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Saling serang, kejar-kejaran angka tak terhindarkan. Di penghujung game kedua, Putri sempat tertinggal 15-19, sebelum mengejar 20-19. Unggul terlebih dahulu, pemain Jepang mampu memaksakan rubber game.

Di awal game ketiga, Putri sempat tertinggal 8-11 saat interval. Menolak menyerah, ia terus menyerang dan mengejar ketertinggalan 18-18. Kembali, kedua pemain saling berusaha mengungguli satu sama lain. Putri mampu meraih poin hingga 20-20, 20-21, dan akhirnya meraih tiga poin beruntun 23-21 sekaligus memastikan kemenangan.

"Di set ketiga sempat pasrah juga, tapi coach mengingatkan agar semangat, di lapangan ada angin, segala macam, yang penting bola lewatin net dulu. Sejujurnya aku juga nggak mau mengecewakan penonton, terutama ayah yang datang jauh-jauh dari rumah," akunya.

Sementara, Gregoria menumbangkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun melalui rubber game, 12-21, 21-18, 21-11. Bermain selama 63 menit, Gregoria mengaku masih banyak melakukan kesalahan sendiri di awal laga.

"Di game pertama tadi mungkin banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang yakin untuk pegang kontrol permainan.

Tapi di game kedua lebih nggak mikir mau main gimana, yang penting lebih semangat saja mainnya," katanya.

Di game kedua, Gregoria sempat tertinggal 10-13. Namun, ia terus menekan dan membuat lawan melakukan kesalahan sendiri. Hal ini membuatnya mampu mengejar dan berbalik unggul 17-13. Terus memimpin, Gregoria memaksakan permainan berlangsung hingga rubber game.

Dominasi Gregoria di game ketiga tidak mampu dipatahkan lawan. Terus memimpin, ia berhasil menuntaskan perlawanan dan meraih kemenangan.

"Di game ketiga lawan kelihatan agak sedikit capek, beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan saya. Banyak celah juga, jadi gampang untuk dimatiin," terangnya.

Di babak 16 besar, Kamis (26/1), Gregoria akan berhadapan dengan pemenang antara Nozomi Okuhara vs He Bing Jao. Ia mengaku akan menampilkan performa terbaik siapa pun lawan yang dihadapi.

"Lawan siapa pun sama saja karena dua-duanya bagus. Semua pemain top tidak gampang down dengan kekalahan, pasti mau balas. Saya mau menampilkan yang terbaik siapa pun lawannya," pungkasnya.

27