Home Ekonomi Layanan Digital Jasa Keuangan Pos Indonesia Potensi Dahsyat

Layanan Digital Jasa Keuangan Pos Indonesia Potensi Dahsyat

Jakarta, Gatra.com – Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Haris, mengatakan, Pos sudah bertransformasi ke digital dengan layanan jasa keuangan serupa perbankan.

“Pos sudah sama seperti perbankan. Kita punya rekening giro. Dana itu realtime masuk ke penerima, kita buatkan rekening,” katanya dalam keterangan pers diterima pada Selasa (7/2).

Ia menjelaskan, uang yang di dalam rekening bisa diambil oleh penerima, sama seperti perbankan. Adapun keistimewaan Pos adalah bisa mengantarkan uangnya langsung kepada penerima. “Kita sudah digital,” ujarnya.

Baca Juga: Transformasi Bisnis, PT Pos Indonesia Ditargetkan IPO pada Tahun 2025

Transformasi digital ini pun terus mengikis kesan bahwa Pos konvensional. Transformasi digital Pos Indonesia dapat dilihat pada lini bisnis jasa keuangan, yaitu layanan Pospay dan Posfin, serta jasa kurir berupa Pos Aja.

“Pos masih terkesan konvensional karena masih banyak interaksi dengan orang di loket pos. Orang perlu tahu Pos punya aplikasi Pospay, Pos Aja, Posfin,” kata Onno W. Purbo, pakar teknologi informasi.

Menurutnya, kalau orang sudah terbiasa memakai aplikasi Pospay, Pos Aja, dan Posfin maka kesan pos konvesional itu hilang. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengungkan supaya kementerian atau lembaga dan BUMN harus bertransformasi ke digital.

Onno menilai bahwa Pos Indonesia mempunyai peluang besar di bidang layanan jasa keuangan, terutama jika mengingat sejarahnya sebagai perusahaan pertama yang turut membangun internet di Tanah Air.

“Saat awal membangun internet di Indonesia, saya banyak berinteraksi dengan Pos Indonesia, namanya adalah Wasantara Net. Pos merupakan institusi atau lembaga di Indonesia yang pertama kali melakukan perubahan di dunia digital,” ujarnya.

Saat itu, lanjut Onno, belum ada bank atau BUMN yang masuk ke internet dan Pos menjadi nomor satu soal itu. Menurutnya, yang paling keren sampai saat ini adalah Pos mempunyai outlet sampai di ujung republik. “Pos adalah ISP yang paling besar pertama kali di Indonesia.”

Onno menyebutkan, jika indonesia melakukan transformasi digital, maka orang akan cenderung kerja di mana saja dan kapan saja. Konsekuensinya, membutuhkan media yang bisa memenuhi, maka akan terikat dengan Pos.

“Aplikasi Pospay bisa menjangkau orang yang tidak punya rekening bank. Transformasi digital tidak bisa berjalan kalau tidak ada Posfin di layanan fintech, Pos Aja di layanan kurir, dan Pospay sebagai superapps,” katanya.

Lantaran belum banyak penyedia jasa keuangan sejenis di Indonesia, bahkan di negara lain, Onno optimistis bahwa Pos Indonesia mempunyai peluang besar. Pasalnya, sekarang belum banyak negara atau kota yang menyediakan layanan seperti Pospay.

“Pospay memiliki potensi yang sangat dahsyat. Indonesia bisa menjadi contoh dunia dengan Pospay. Tidak ada negara yang punya kemampuan seperti Pospay,” ujarnya.

Untuk semakin menambah jangkauan dan memperluas pengguna, Onno menyarankan agar Pos Indonesia menyediakan jasa di e-commerce untuk layanan jasa kurir dan pembayaran.

“Tempelkan ke platform yang operasional. Jadi ketika user memilih itu sudah ada di platform toko online. Jujur sebagian besar transaksi ada di situ. Pos bisa menyediakan barcode, jadi nanti pengiriman barangnya mudah melalui Pos. Tidak perlu data entry, tempel saja ke platform,” Onno menyarankan.

Lebih lanjut Onno mendorong Pos Indonesia untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya agar bisa semakin berkembang. Keyakinan Onno akan potensi Pos Indonesia karena perusahaan ini memiliki segala yang dibutuhkan untuk bisa menjadi leader dalam bisnis sesuai DNA Pos, yaitu logistik dan kuris, dan terutama bisnis jasa keuangan yang secara revolusioner menapaki transformasi digital.

Baca Juga: Transformasi Bisnis, PT Pos Indonesia Ditargetkan IPO pada Tahun 2025

“Pos mungkin satu-satunya perusahaan di Indonesia yang bisa menjangkau hingga ke bawah, hingga ke ujung republik. Bahkan kurir mana pun tidak punya jaringan seperti Pos,” ujarnya.

Menurutnya, ini tinggal masalah IT membuatnya menjadi makin efisien dan efektif. Apalagi sudah ada Pospay, Posfin, dan Pos Aja itu luar biasa. Pos juga punya sejarah gemilang di bidang internet dengan Wasantara Net.

“Bagaimana jika fondasi yang luar biasa dan aplikasi yang luar biasa ini dikawinkan supaya bangsa ini bisa melakukan transformasi digital. Kuncinya adalah pendidikan, pendidikan, pendidikan,” kata Onno.

123