Home Ekonomi Seni Ukir Jepara Kian Digandrungi, 165 Negara Aktif Mengimpor

Seni Ukir Jepara Kian Digandrungi, 165 Negara Aktif Mengimpor

Jepara, Gatra.com - Mebel produksi Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, semakin diminati di mancanegara. Tercatat saat ini saja, sudah ada sebanyak seratusan negara yang aktif mengimpor olahan kayu dari kabupaten berjuluk Kota Ukir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Edy Sujatmiko mengatakan, ada sebanyak 165 negara menjadi tujuan ekspor mebel Jepara. Seluruh negara tersebut secara aktif terus-menerus membeli produk mebel dan furniture dari Bumi Kartini.

"Berdasarkan surat keterangan asal (SKA) Ditjen Perdagangan Luar Negeri, nilai ekspor furnitur kayu dan kayu olahan tahun 2022 yang datanya sudah masuk hingga bulan September, mencapai hampir 193 juta US Dolar," ujarnya, Kamis (2/3).

Baca juga: Jepara Raih Adipura Kencana Satu-satunya di Jateng

Nilai ini meningkat dari tahun 2021 yang hanya sebesar 183,6 juta US Dolar. Lewat jangkauan ekspor tersebut, mebel ukir memberi kontribusi terbesar pada struktur perekonomian daerah.

"Sektor industri dan jasa yang dimotori mebel ukir, menyumbang 51 persen. Setelahnya baru sektor pertanian sebesar 21 persen," terangnya.

Dengan komposisi struktur perekonomian seperti itu, pertumbuhan ekonomi di Jepara bisa terjaga dengan baik. Hal ini bisa dibandingkan saat pandemi Covid-19 melanda tanah air.

Baca juga: Berkelit dari Pagebluk, Warga Jepara Ubah Limbah Kain Jeans Jadi Tas Custom

Pandemi saat itu mengakibatkan pertumbuhan ekonomi minus satu persen tahun 2020. Meskipun begitu, angka tersebut lebih baik dari rata-rata nasional yang minus 2 persen.

"Pertumbuhan ekonomi kami kembali positif 4,63 persen. Pertumbuhan ini juga menjadi yang terbaik di sekitar kawasan Muria (Kabupaten Pati, Kudus, dan Jepara)," pungaksnya.

488