Home Nasional Wapres Sebut Depo Pertamina Plumpang akan Direlokasi ke Pelabuhan

Wapres Sebut Depo Pertamina Plumpang akan Direlokasi ke Pelabuhan

Jakarta, Gatra.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meninjau permukiman lokasi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Wapres Ma'ruf Amin berharap Depo Pertamina Plumpang direlokasi ke wilayah pelabuhan.

"Nanti yang jadi masalah selanjutnya mengenai penataan di daerah sini. Saya berharap supaya depo ini, supaya lebih aman itu bisa direlokasi di pelabuhan, di daerah Pelindo. Ini saya kira begitu," kata Ma'ruf Amin di Rawa Badak, Jakarta Utara, Sabtu (4/3).

Baca Juga: Wapres Ma’ruf Amin Beserta Menteri BUMN Erick Thohir Datangi Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang  

Selain itu, Wapres juga menyebut wilayah permukiman sekitar Depo Pertamina Plumpang akan ditata ulang. Hal tersebut untuk menjamin keamanan dan keteraturan di wilayah Plumpang.

“Kemudian daerah ini akan ditata ulang supaya lebih teratur, lebih baik, dan aman, dan memenuhi persyaratan sebagai suatu daerah yang berada di wilayah Ibu Kota. Itu saya kira barangkali sementara yang kami sampaikan," ujarnya.

Seperti diketahui, penanganan pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang masih terus dilakukan. Petugas masih terus melakukan pencarian dan evakuasi korban kebakaran.

Baca Juga: Status Emergency Dicabut, Depo Pertamina Plumpang Beroperasi Kembali

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hingga siang ini sudah ada 15 jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dievakuasi ke RS Polri. Selanjutnya pada jenazah tersebut akan dilakukan proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim and Identification (DVI).

"Sementara yang ada di [Rumah Sakit] Kramat Jati ada 15 [jasad] ini yang sedang dilakukan postmortem," kata Listyo di Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3).

Para korban tewas ini dievakuasi di beberapa titik lokasi kebakaran. Jenderal Sigit mengatakan jenazah para korban kebakaran tersebut akan dilakukan identifikasi oleh tim DVI.

"Tentunya kita harus lakukan langkah-langkah postmortem sehingga mengenali para korban sehingga pada saat nanti akan dimakamkan betul-betul sudah dikenali oleh keluarga," imbuhnya.

36