Home Kebencanaan 55 Desa di Jawa Tengah Banjir, Belum Ada Tanda Surut

55 Desa di Jawa Tengah Banjir, Belum Ada Tanda Surut

Pati, Gatra.com- Sebanyak 55 desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terendam banjir. Puluhan daerah terdampak tersebut tersebar di sembilan kecamatan. Bencana ini disebabkan meluapnya Sungai Silugonggo dan Simo.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mengungkapkan, secara kumulatif ada sebanyak 18.606 jiwa atau 7.092 kepala keluarga (KK) di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani yang terdampak. Selain itu, dipastikan 2.296 rumah warga tergenang.

Bencana tersebut tersebar merata dari Pati bagian selatan hingga utara. Disebutkan, banjir ini imbas cuaca ekstrem yang menerjang seluruh wilayah Pati beberapa pekan belakangan.

"Solusinya harus dilakukan normalisasi, karena Sungai Silugonggo sudah tidak dapat menampung air jika hujan deras. Gundulnya hutan dan Galian C di Pegunungan Kendeng itu adalah faktor terberat pemicu terjadinya banjir yang melanda Pati," kata Kalakhar BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya.

Sementara itu, gelombang pengungsi mulai terjadi di sejumlah wilayah. Seperti terpantau di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Sebanyak 818 orang tercatat telah dievakuasi dari daerah bencana.

"KK yang terdampak sangat banyak, 329 KK. Untuk yang mengungsi ada 818 warga. Kemungkinan akan terus bertambah karena belum ada tanda-tanda air akan surut," jelas Danramil 02/Juwana Kapten Inf Kusmiyanto, Ahad (5/3).

Khusus di wilayah tersebut, banjir telah mencapai 140 sentimeter di luar ruangan dan di dalam rumah rata-rata setinggi 80 sentimeter.

"Di Desa Doropayung, jadi di dalam rumah masih setinggi 80 sentimeter. Sementara di pekarangan ada yang sampai 140 sentimeter," jelasnya.

159