Home Hukum Parah! Halalkan Darah Warga Muhammadiyah, AP Hasanuddin Sama Saja Ancam Bunuh Ibu Kandungnya

Parah! Halalkan Darah Warga Muhammadiyah, AP Hasanuddin Sama Saja Ancam Bunuh Ibu Kandungnya

Jombang, Gatra.com- Ancaman ilmuwan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan membunuh warga Muhammadiyah, sama saja mengancam ibu kandungnya sendiri. Hal itu terungkap saat AP Hasanuddin diperiksa di Polres Jombang, Jawa Timur, 25/4. Saat diperiksa, Andi didampingi ibu kandungnya.

Pada saat pemeriksaan, Andi dimarahi ibunya karena mengancam warga Muhammadiyah. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto.

"Tadi datang didampingi ibu kandungnya sendiri tadi. Sekitar pukul 13.00 WIB habis Zuhur, dan baru selesai [pukul 15.00 WIB]," kata Aldo, dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (25/4).

Aldo menambahkan, pada saat diperiksa barulah terungkap bahwa ibu kandung Andi rupanya juga warga Muhammadiyah. "Ibunya juga orang Muhammadiyah ternyata, makanya tadi [Andi] sempat dimarahin juga sama ibunya," ucapnya.

Aldo lalu mengatakan jika selama diperiksa Andi bersikap kooperatif. Tak hanya itu, Aldo menambahkan Andi sudah mengakui kesalahannya. "Kooperatif dan dia juga mengakui dia salah, tadi dia waktu diperiksa juga 'iya pak saya salah, khilaf'," kata Aldo.

Adapun kasus Andi Pangerang itu bermula dari pernyataan Thomas yang menuliskan jika keputusan Muhammadiyah tentang penentuan tanggal Idul Fitri 1444 Hijriah yang berbeda dengan pemerintah. Thomas menilai Muhammadiyah sudah tidak taat kepada pemerintah.

Status Thomas ini kemudian dikomentari oleh Andi yang berisikan pernyataan berbau ancaman dengan menyebut akun Ahmad Fauzan S.

“Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat kegaduhan kalian,” tulis akun Andi.

54