Home Hukum Kuasa Hukum Shane Lukas Ngotot Minta CCTV Ditayangkan di Persidangan

Kuasa Hukum Shane Lukas Ngotot Minta CCTV Ditayangkan di Persidangan

Jakarta, Gatra.com - Kuasa Hukum Shane Lukas, Happy Sihombing meminta agar majelis hakim dapat memperlihatkan rekaman CCTV dalam sidang pemeriksaan saksi untuk kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora. Happy ingin membuktikan jika kliennya turut membantu proses evakuasi korban setelah dianiaya oleh Mario Dandy.

Dalam persidangan hari ini, ada lima sekuriti kompleks Perumahan Green Permata yang dihadirkan sebagai saksi. Salah satunya adalah Asum yang mengangkat badan David masuk ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit. Sementara, bagian kepala diangkat oleh sekuriti lain bernama Ali yang juga menjadi saksi di persidangan hari ini.

Kesaksian Asum menjadi kunci untuk pembelaan Shane Lukas hari ini. Pasalnya, dalam kesaksiannya, Asum sempat mengatakan jika ia melihat Shane mengangkat kaki David untuk masuk ke mobil saat proses rekonstruksi.

"Mohon izin, tapi sebenarnya yang saya bilang, itu pas pertama kejadian saya tidak memperhatikan. Pas rekayasa ulang (rekonstruksi) saya baru sadar, Shane ternyata ada di sebelah saya," ucap Asum dalam persidangan di PN Jaksel, Kamis (15/6).

Kuasa hukum Shane Lukas meminta agar CCTV yang diambil dari sekitar tempat kejadian bisa diperlihatkan dalam persidangan hari ini. Happy menegaskan, hal ini penting bagi kliennya dan mengingat adanya saksi yang bisa menginformasi kebenaran secara langsung.

"Karena, saksi ini adalah salah satu yang sangat berperan untuk melihat keadaan pada saat adanya pertolongan oleh Shane," ucap Happy Sihombing saat pemeriksaan saksi.

Namun, hingga para sekuriti selesai diperiksa, rekaman CCTV belum sempat diperlihatkan. Hakim Ketua Alimin Ribut memastikan kalau rekaman CCTV akan diperlihatkan secara jelas saat pemeriksaan saksi ahli nanti.

"Nanti pada saat ahli, juga dibuka lebar juga diperlihatkan, pasti itu. Kalau ahli akan menerangkan detik ini. Itu akan menenangkan juga," ucap Hakim Ketua Alimin Ribut saat pemeriksaan saksi tengah berlangsung.

87