Home Kebencanaan BNPB Siapkan Mitigasi Karhutla Imbas Fenomena El Nino

BNPB Siapkan Mitigasi Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Jakarta, Gatra.com - Mitigasi terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) imbas dari bencana El Nino telah disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini pihaknya tengah memantau 6 provinsi yang menjadi titik prioritas Karhutla: Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan, saat ini potensi karhutla di titik-titik tersebut relatif masih bisa dipadamkan. Begitupun hotspot di beberapa wilayah diakuinya masih bisa tertangani. Harapannya, mitigasi bahaya karhutla bisa tetap terjaga sepanjang Agustus hingga September.

“Sebelum masuk oktober itu kan sudah kembali masuk musim basah. Sebelum itu, kita tentu siapkan agar kejadian jelek di tahun 2015 dan 2019 tidak terjadi lagi,” ujar Suharyanto dalam Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (9/8).

Kepala BNPB pun menjelaskan, keenam titik provinsi ini merupakan lahan gambut. Jika terjadi kebakaran maka kemungkinan besar akan sulit untuk dipadamkan.

“Karena memang lahan gambut ini susah dipadamkan. Bahkan asapnya banyak dan bisa menyebrang ke negara tetangga dan mereka protes ke kita,” tegasnya.

Fenomena El Nino akan membawa dampak kekeringan. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kekeringan akibat El Nino pada tahun ini akan lebih panjang dibandingkan tiga tahun sebelumnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator PMK, Muhadjir Effendy, memastikan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberi arahan khusus soal penanganan El Nino. Salah satu yang paling disiapkan adalah ketersediaan stok beras. Pemerintah telah menyiapkan stok beras sebanyak 1,3 juta Ton.

“Diharapkan juga ada panen raya dari daerah secara domestik, yang bisa kita stok. Juga kemungkinan adanya stok impor,” ujarnya.

77