Home Politik Kaesang Rencana Temui Megawati, Puan: Ayo, Mas Kaesang, Ketemu Mbak Puan Dulu!

Kaesang Rencana Temui Megawati, Puan: Ayo, Mas Kaesang, Ketemu Mbak Puan Dulu!

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani memberikan respons atas rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep untuk bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ia pun menyambut positif rencana tersebut.

Meski demikian, Puan mengajak Kaesang untuk terlebih dahulu menemuinya. Puan pun mengaku telah menantikan itikad Kaesang untuk menjalin pertemuan dengannya.

"Ayo, Mas Kaesang, ketemu Mbak Puan dulu! Ayo, kapan mau ketemu Mbak Puan? "Yuk, nih udah ditunggu nih sama Mbak Puan, Mas Kaesang," kata Puan Maharani ketika ditemui awak media di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan, di Jakarta International Expo, Sabtu (30/9).

Puan tak menampik adanya harapan agar Kaesang dan PSI dapat turut mendukung Ganjar Pranowo sebagai Bakal calon wakil presiden (Bacapres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dan berjalan bersama PDI Perjuangan. Ia mengaku, memiliki harapan agar semua partai peserta Pemilu 2024 dapat berkoalisi bersama partainya.

"Kami berharap, semuanya itu memang bisa bergabung dengan PDIP, tapi kan semua juga punya pertimbangan tertentu," ujar Puan.

"Jadi ya, nanti kalau saya bilang enggak mau mengajak Mas Kaesang, dibilangnya PDIP enggak mau mengajak. Sekarang saya mau mengajak ditanya lagi. Ini kayaknya salah terus ya," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Kaesang telah resmi diangkat sebagai Ketua Umum PSI dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI, yang digelar pada Senin (25/9). Pengangkatan itu dilakukan tepat 2 hari setelah Kaesang resmi memperoleh friendship card atau Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI, pada Sabtu (23/9) silam.

Pada kesempatan itu, Kaesang mengatakan bahwa PSI masih belum menentukan arah dukungan mereka dalam Pilpres 2024. Ia pun meminta kader-kadernya untuk bersabar dan jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan jelang kontestasi politik lima tahunan itu.

44