Home Politik Jika Terpilih Presiden, Anies Bakal Reformasi Biaya Politik Indonesia

Jika Terpilih Presiden, Anies Bakal Reformasi Biaya Politik Indonesia

Jakarta, Gatra.com - Capres Anies Baswedan mengatakan bakal membenahi masalah pembiayaan politik di Indonesia, jika ia menang di Pilpres 2024 nanti. Anies mengatakan, perlu ada reformasi terkait pembiayaan politik di Indonesia, karena efek panjangnya bisa merambah ke anggaran negara maupun daerah.

Calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan ini menjelaskan, berjalannya partai politik juga perlu pembiayaan. Sama seperti media atau badan usaha lainnya, partai politik juga perlu karyawan dan kegiatan operasional yang semuanya perlu biaya. Selama ini beban yang ada harus ditanggung oleh orang-orang yang berada di dalam proses politik.

Baca Juga: Anies Baswedan Yakin Presiden Jokowi Netral Pada Pilpres 2024 dan Tak Untungkan Gibran

"Kemudian, beban itu akan muncul ke mana? Ke anggota dewan DPRD kabupaten kota, DPRD Provinsi Pusat, di mana mereka kemudian harus menanggung pembiayaan-pembiayaan dan efeknya nanti ke APBN, APBD, ke kebijakan," ucap Anies Baswedan usai hadiri acara US-Indonesia 11th Investment Summit di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (24/10).

Menurut Anies hal ini perlu direformasi. Namun, pasangan dari cawapres Muhaimin Iskandar ini belum menjelaskan banyak bagaimana ia akan menjalankan rencananya itu.

"Apakah nanti negara membiayai sebagian, sepenuhnya, dan lain-lain, itu bagian dari diskusi yang harus dilakukan, tapi jangan sampai problem ini tidak menjadi perhatian," ucap Anies lagi.

19