Home Ekonomi Ganjar Soroti Pentingnya Infrastruktur, Kebudayaan, dan Ekowisata untuk Majukan Pariwisata Indonesi

Ganjar Soroti Pentingnya Infrastruktur, Kebudayaan, dan Ekowisata untuk Majukan Pariwisata Indonesi

Denpasar, Gatra.com - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo menyoroti penting infrastruktur dalam mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia, termasuk di Pulau Dewata, Bali.

Ganjar dalam siaran pers, Rabu (1/11), juga menekankan bahwa keunikan kebudayaan setiap daerah merupakan daya tarik bagi pengunjung. Seluruh aspek ini bersama-sama dapat meningkatkan potensi pariwisata alam di berbagai wilayah.

Ganjar memberikan masukan berharga kepada para pelaku wisata di Bali terkait dengan infrastruktur. Ia menyebut perbaikan infrastruktur sebagai langkah penting, mengingat hotel dan destinasi pariwisata sudah banyak.

“Jalan untuk penerbangan, pelabuhan, wabil khusus sistem transportasi di perkotaan, saya kira itu harus jadi perhatian,” katanya dalam pertemuan dengan para pengusaha di Denpasar.

Ia juga mengungkapka bahwa pendekatan ekowisata adalah bagian penting yang perlu diperhatikan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Sehingga kalau kita bicara Bali, mestinya mulai melakukan persiapan untuk penanganan dan pengelolaan 20 tahun ke depan, sehingga kita bisa memproyeksi karena kunjungan makin banyak,” ujarnya.

Data terbaru menunjukkan peningkatan pesat jumlah penerbangan, bahkan melebihi angka sebelum pandemi. Hal ini menunjukkan potensi yang besar, tetapi juga menuntut perhatian terhadap infrastruktur.

Ganjar menekankan pentingnya budaya dalam daya tarik pariwisata. Budaya lokal yang unik merupakan faktor kunci dalam menarik wisatawan. Ia mencatat bahwa orang datang ke daerah tertentu untuk merasakan budaya khasnya, seperti yang terjadi di Bali, di mana budaya dan seni tradisional sangat hidup dan menarik minat wisatawan.

"Dengan kecepetan pariwisata tumbuh di Bali, memang mesti disiapkan aspek lingkungan, dukungan SDM bahkan sampai saya bilang, paket wisata dengan destinasi lain di luar Bali, sehingga orang yang dateng akan mendapatkan alternatif,” katanya.

Untuk mendukung perkembangan seni dan budaya, Ganjar menekankan pentingnya kaderisasi hingga tingkat bawah. Ia melihat bahwa generasi muda Bali memiliki potensi besar untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya mereka.

Ia optimistis bahwa pengembangan pariwisata Indonesia membutuhkan kombinasi yang seimbang antara infrastruktur yang baik dan pelestarian budaya lokal yang kaya. Dengan pendekatan ini, Indonesia dapat menjadi tujuan wisata yang menarik dan berkelanjutan.

49