Home Ekonomi ITB Ahmad Dahlan-Unilever Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Kewirausahaan dan Perlindungan Perempuan

ITB Ahmad Dahlan-Unilever Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Kewirausahaan dan Perlindungan Perempuan

Jakarta, Gatra.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta menggandeng Unilever Indonesia untuk meningkatkan kewirausahaan dan perlindungan perempuan melalui catur dharma perguruan tinggi.

Rektor ITB Ahmad Dahlan, Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si, dalam keterangan pers, Rabu (22/11), menyampaikan, pihaknya telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Unilever Indonesia yang mencakup kerja sama jangka panjang, yakni selama empat tahun.

ITB Ahmad Dahlan, perguruan tinggi (PT) Muhammadiyah yang sebelumnya dikenal sebagai Akademi Bank Muhammadiyah ini, meneken nota kesepahaman untuk melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, dan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“Kami menyambut baik kerja sama ini, mengingat visi dan misi kami dengan Unilever Indonesia sama, yaitu terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam mencetak generasi muda yang fasih berwirausaha serta berdaya, termasuk memberdayakan perempuan,” kata Yayat.

Dalam skala yang lebih luas, kerja sama ini termasuk kewirausahaan, pendidikan dan pembelajaran, serta perlindungan dan pemberdayaan perempuan yang? akan menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan, khususnya kekerasan seksual.

Menurutnya, ini sekaligus menguatkan betapa pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani masalah kekerasan terhadap perempuan, di mana mengacu data Komnas Perempuan, pada tahun 2022, kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan yang dominan, dengan 2.228 kasus atau sekitar 38,21%.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mencapai ribuan masyarakat, merupakan kelanjutan dari kemitraan antara Muhammadiyah dan Unilever Indonesia yang dimulai pada tahun 2020.

Kerja sama ini didasarkan pada komitmen kuat kedua belah pihak untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif serta berkontribusi dalam meningkatkan manfaat sosial dan ekonomi.

“Kolaborasi kami dengan ITB Ahmad Dahlan Jakarta yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah adalah salah satu aksi nyata dari komitmen Unilever Indonesia untuk terus memajukan Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera melalui kemitraan dengan sejumlah organisasi terpercaya,” kata Ira Noviarti, Presiden Direktur (Presdir) PT Unilever Indonesia.

Ira menyampaikan, Unilever Indonesia telah hadir hampir 90 tahun di Indonesia dan telah meluncurkan sejumlah program yang difokuskan untuk masyarakat Indonesia, termasuk upaya untuk mendorong kewirausahaan di kalangan pemuda dan melawan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak-anak.

Ia menyampaikan, kewirausahaan pemuda dan isu keadilan gender merupakan dua hal yang terus pihaknya perjuangkan melalui berbagai kebijakan, program, dan kemitraan.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan yang dilandasi kesamaan misi dua organisasi ini untuk berkontribusi bagi masyarakat luas. Insyaallah kerja sama ini akan membawa banyak manfaat yang positif bagi Indonesia,” kata Ira.

Nota Kesepahaman Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan ini ditandatangani oleh oleh Rektor ITB Ahmad Dahlan, Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si; dan Presdir PT Unilever Indonesia, Tbk. Ira Noviarti; disaksikan oleh Direktur Human Resources PT Unilever Indonesia Tbk., Willy Saelan; Kepala Pusat Studi Islam Perempuan dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan, Yulianti Muthmainnah, S.H.I, M.Sos; Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia, Tbk., Nurdiana Darus; dan Dr. Mukhaer Pakkanna, S.E., M.M.

97