Home Regional Pengelolaan Ruang Laut Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pengelolaan Ruang Laut Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Purworejo, Gatra.com - Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, hanya memiliki garis pantai sepanjang 21,5 KM. Akan tetapi, kabupaten yang terkenal sebagai penghasil kambing Etawa dan durian ini, memiliki potensi laut yang luar biasa.

Hal itu disebutkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, dalam sosialisasi kebijakan pengelolaan ruang laut di Kabupaten Purworejo sekaligus peresmian Pendopo Jaga Segara di Kampung Nelayan Maju (Kalaju), Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Sosialisasi tersebut merupakan kerja sama antara anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, dengan Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

"Potensi laut kita yang luar biasa berupa perikanan tangkap, tambak hingga air laut belum dikelola secara optimal," kata Wiyoto.

Selama ini, pihak fokus pada perikanan tangkap. "Secara komprehensif, kita punya potensi garam, tambak, dan perikanan yang dapat meningkatkan ekonomi produktif," ujarnya.

Selain potensi, lanjut Wiyoto, ada pula permasalahan yang harus dihadapi, antara lain sampah dan kecelakaan laut.

"Permasalahan sampah, laut masih menjadi hilir sampah. Apalagi banyak objek wisata di pantai, jadi banyak sampah. Di Pantai Dewaruci Jatimalang ini, sudah ada bank sampah untuk mengelola sampah," tutur Wiyoto.

Terkait dengan Pendopo Jaga Segara, Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, menjelaskan bahwa bangunan ini merupakan salah satu sarana bagi Kampung Nelayan Maju.

"Joglo (pendopo) ini merupakan program Kalaju, bentuknya berupa ruang pertemuan agar para nelayan memiliki tempat berkumpul dan bisa dijadikan tempat berkegiatan. Seperti saat ini, kami gunakan untuk tempat sosialisasi pengolahan ruang laut," tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, dari Ditjen PKRL, Bambang Prajoko menjelaskan, ada 5 program unggulan KKP untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Ada 5 program untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, salah satunya adalah konservasi ikan berkelanjutan agar bisa dimanfaatkan nelayan," katanya.

Berikutnya, lanjut dia, adalah program rehabilitasi dan vegetasi pantai dengan menanam pohon untuk konservasi. Kemudian, memanfaatkan air laut untuk garam. Selanjutnya pengelolaan sampah, ke depannya menghindari sampah di laut yang akan merusak ikan tangkapan.

Kelima program unggulan tersebut, ujungnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

115