Home Internasional Puluhan Ribu Orang Turun lagi ke Jalan Berunjuk Rasa di London Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Puluhan Ribu Orang Turun lagi ke Jalan Berunjuk Rasa di London Serukan Gencatan Senjata di Gaza

London, Gatra.com - Puluhan ribu orang kembali bergabung dalam unjuk rasa pro-Palestina di ibu kota Inggris, London menuntut gencatan senjata penuh di Gaza, pada hari Sabtu (9/12).

Al-jazeera, melaporkan Sabtu (9/12), kampanye Solidaritas Palestina mengatakan bahwa para pengunjuk rasa menyuarakan penentangan “terhadap serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil yang telah merenggut nyawa sedikitnya 17.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 7.000 anak-anak.”

Orang-orang dari seluruh Inggris berkumpul di pusat kota London pada hari Sabtu kesembilan, berturut-turut setelah Israel melancarkan serangannya ke Gaza.

“Ini merupakan salah satu kampanye politik terbesar dan berkelanjutan dalam sejarah Inggris,” kata PSC, salah satu dari enam penyelenggara pawai tersebut.

Ia menambahkan bahwa pada 25 November, lebih dari 300.000 orang melakukan unjuk rasa di London, sementara pada Sabtu lalu terdapat lebih dari 100 aksi di seluruh Inggris pada “hari aksi” ketiga.

Pembicara pada rapat umum hari Sabtu ini mencakup anggota parlemen, pemimpin serikat pekerja, dan perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat sipil.

Ben Jamal, direktur PSC, mengatakan: “Kami menyaksikan kengerian yang tak henti-hentinya di Gaza. Warga Palestina telah dibom, kehilangan tempat tinggal, dan kekurangan makanan, air, bahan bakar, listrik, dan layanan kesehatan selama 62 hari dan terus bertambah.

“Jumlah kehancurannya dibandingkan dengan kota-kota di Jerman pada Perang Dunia Kedua, hanya saja hal ini terjadi dalam waktu yang jauh lebih singkat,” katanya.

Dia mengatakan gencatan senjata permanen harus menjadi titik awal untuk mengatasi penyebab mendasar dari situasi ini, termasuk “pendudukan militer Israel selama beberapa dekade, dan sistem penindasan terhadap rakyat Palestina yang secara internasional dianggap memenuhi definisi hukum apartheid.”

Jamal meminta pemerintah Inggris untuk mengakhiri keterlibatannya dalam kejahatan Israel, dan berupaya menghentikan pembunuhan warga sipil.

Dia mengutuk para pemimpin politik Inggris yang gagal menyerukan gencatan senjata.

“Kami akan terus bergerak, berdemonstrasi, dan berorganisasi untuk menuntut gencatan senjata segera dan permanen, serta keadilan bagi rakyat Palestina,” katanya.

Sementara itu, polisi di London mengumumkan bahwa mereka menangkap 13 orang pada hari Sabtu, sebagian besar karena tulisan yang menyinggung, kata mereka dalam sebuah pernyataan setelah unjuk rasa tersebut.

33