Home Internasional Serangan Israel Hari ke 93 di Sejumlah Wilayah Gaza, Puluhan Warga Sipil Tewas

Serangan Israel Hari ke 93 di Sejumlah Wilayah Gaza, Puluhan Warga Sipil Tewas

Gaza, Gatra.com - Puluhan warga sipil tak berdosa kembali dibunuh secara brutal selama beberapa jam terakhir, ketika kampanye genosida Israel yang tiada henti di Jalur Gaza berlangsung selama 93 hari berturut-turut pada Minggu (7/1). 

Wafa Palestina melaporkan, serangan Israel ini menimbulkan korban jiwa yang tragis dan kehancuran besar-besaran terhadap sejumlah bangunan.

Di Gaza tengah, pasukan pendudukan Israel membombardir sekitar Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, yang mengakibatkan pembunuhan dan cedera beberapa warga sipil.

Sementara itu, artileri Israel menembaki wilayah timur kamp pengungsi Nuseirat dan sebuah tempat tinggal di wilayah Zawaida, keduanya terletak di Gaza tengah, yang menyebabkan kematian tragis seorang wanita Palestina.

Juga di Deir al-Balah, sejumlah warga sipil tewas menyusul penembakan Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di Jalan Abdul Kareem Al-Aklouk.

Di selatan, sumber medis melaporkan bahwa 71 warga sipil, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan udara dan tembakan artileri Israel di Khan Yunis semalam.

Sementara itu, setidaknya tiga warga sipil tewas, dan lima lainnya terluka, dalam serangan Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di kawasan Al-Araishia, bertepatan dengan sasaran di sekitar Rumah Sakit Al-Amal di kota tersebut.  

Bersamaan dengan itu, pesawat tempur Israel menghancurkan Masjid Salah al-Din di kota Khuza'a, sebelah timur Khan Yunis.

Di daerah Miraj utara Rafah, 11 warga sipil tewas dalam rentetan serangan udara Israel.

Sementara itu, tiga jurnalis, salah satunya adalah putra jurnalis veteran Al Jazeera Wael al-Dahdouh, tewas, dan dua lainnya terluka dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan mereka di utara Rafah.

Insiden itu terjadi ketika pesawat tak berawak Israel menembakkan rudal ke kendaraan yang membawa jurnalis, mengakibatkan terbunuhnya jurnalis Hamzah, 29 tahun, putra Wael al-Dahdouh dari Al Jazeera, dan jurnalis Mustafa Thraya. 

Pemogokan itu juga mengakibatkan cederanya jurnalis ketiga.

Jurnalis Ali Salem Abu Ajwa juga tewas setelah menjadi sasaran serangan udara Israel di Kota Gaza.

Sumber-sumber medis melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel melakukan 12 pembantaian di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, yang mengakibatkan pembunuhan 113 warga sipil dan melukai 250 lainnya.

Sebagai perkiraan awal, agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober telah mengakibatkan sedikitnya 22.835 korban jiwa, dengan mayoritas adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai hampir 58.300 orang lainnya. 

Selain itu, 7.000 orang hilang di bawah reruntuhan, dan kemungkinan besar dianggap tewas.

22