Home Internasional Menhan Israel Paska Serangan Iran: Pertempuran Belum Berakhir

Menhan Israel Paska Serangan Iran: Pertempuran Belum Berakhir

Tel Aviv, Gatra.com - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, sekitar pukul 7:00 pagi waktu setempat (11.00 WIB), mengatakan, "Seluruh dunia malam ini melihat seperti apa Iran. Pencegahan serangan itu sangat mengesankan dan hanya menimbulkan dampak yang sangat minimal. Kami berjaga-jaga dan siap untuk setiap skenario."

"Bersama dengan kemitraan AS dan sekutu lainnya, kami berhasil menjaga dampak yang kecil di wilayah Israel, sebuah pencapaian yang mengesankan di mana IDF unggul."

Gallant mencatat bahwa serangan itu datang dari jarak 1.500 kilometer, termasuk upaya untuk menggunakan semua proksi Iran untuk melawan Israel seperti dilaporkan Jerusalem Post, Minggu (14/4).

Dia mengatakan bahwa pertempuran belum berakhir tetapi gelombang serangan Iran yang paling signifikan telah dihentikan.

Tentara Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa salah satu pangkalan militernya mengalami kerusakan akibat serangan Iran.

Juru bicara Angkatan Darat Daniel Hagari mengatakan bahwa lebih dari 200 pesawat tak berawak dan rudal diluncurkan dari Iran ke Israel dan sebuah pangkalan militer mengalami sedikit kerusakan dalam serangan tersebut.

Hagari mengklaim bahwa sebagian besar drone dan rudal berhasil dicegat dan ditembak jatuh oleh angkatan udara sebelum mencapai target mereka seperti dikutip Anadolu Agency.

Dia menambahkan bahwa puluhan pesawat tempur dikerahkan untuk mencegat ancaman udara tersebut.

Komando Front Depan Angkatan Darat mengumumkan berakhirnya serangan Iran dan warga sudah bisa keluar dari tempat perlindungan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengkonfirmasi peluncuran puluhan pesawat tak berawak dan rudal ke arah Israel.

IRGC mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan tanggapan atas "berbagai kejahatan" yang dilakukan Israel, termasuk serangan pekan lalu terhadap konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus.

Sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan rudal ke Konsulat Iran di Damaskus pada 1 April lalu, termasuk tujuh penasihat militer.

Teheran menyalahkan Israel atas serangan tersebut.

Tentara Israel mengatakan bahwa pasukannya dalam keadaan siaga tinggi menyusul serangan Iran tersebut.

 

50