Home Politik Tokoh Adat di Magelang Siap Kawal Sudaryono di Pilgub Jateng

Tokoh Adat di Magelang Siap Kawal Sudaryono di Pilgub Jateng

Magelang, Gatra.com - Sejumlah tokoh adat di Magelang secara kompak mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jateng. Dukungan diberikan sesuai mereka melakukan konsolidasi.

“Dari hasil konsolidasi yang dilakukan, secara kompak dukungan kami untuk calon di Pilgub Jateng diberikan kepada Bapak Sudaryono,” kata Aris Musnandar selaku ketua koordinator deklarasi dukungan ke Sudaryono, Sabtu (18/5/).

Baca Juga: Sudaryono Mulai Merangkak ke Posisi Atas Survei Pilgub Jateng

Setelah melakukan deklarasi, kata Aris, ke depan pihaknya akan langsung bekerja di lapangan untuk mensosialisasikan calon yang mereka usung, yakni Sudaryono.

“Setelah deklarasi kami akan langsung kerja untuk mengenalkan Bapak Sudaryono pada masyarakat,” ujar Aris.

Sosialisasi dilakukan kata dia, sebagai bentuk komitmen dukungan untuk mengantarkan Mas Dar sapaan akrab Sudaryono sebagai gubernur Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini Aris mengatakan, dukungan diberikan karena mereka menilai Sudaryono merupakan sosok pemimpin yang dibutuhkan Jateng. Sosok Sudaryono dinilai peduli terhadap semua kalangan masyarakat.

Baca Juga: Sudaryono Jadi Pusat Perhatian Halalbihalal Pimpinan Parpol se-Jateng

Hal itu, kata dia, dibuktikan Sudaryono yang peduli terhadap pedagang pasar. Mas Dar jauh sebelum muncul sebagai bakal calon gubernur Jateng sudah sangat perhatian kepada pedagang.

Kemudian, Mas Dar juga peduli terhadap pelaku UMKM, dan petani. Nah hal inilah yang membuat mereka memutuskan untuk mendukung dan memenangkan Sudaryono sebagai gubernur Jawa Tengah.

"Kami percaya Bapak Sudaryono akan menjadikan Jateng yang maju dan mapan," ujarnya.

Sebagai informasi, selain menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, mantan Asisten Pribadi Prabowo Subianto ini juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), dan direktur koperasi Garuda Yaksa.

67