Home Hukum Ini 9 Nama Pansel KPK yang Ditetapkan Jokowi

Ini 9 Nama Pansel KPK yang Ditetapkan Jokowi

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keputusan Presiden (Keppres)tentang Pembentukan Panitia Seleksi Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Panael Dewas KPK). Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Partikno.

Mensesneg manyampaikan, pansel diisi 9 orang terdiriri dari 5 orang unsur pemerinta dan 4 orang dari unsur masyarakat. Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menjadi ketua pansel merangkap anggota serta wakil ketua merangkap anggota yakni Rektor IPB yang juga Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim, Arief Satria.

Adapun anggotanya yakni Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana; Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen RisikoKementerian BUMN, Nawal Nely; Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Ahmad Erani Yustika; dan Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM, Y. Ambeg Paramarta.

Selanjutnya, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas, Elwi Danil; anggota Dewan Pengurus Transparency International Indonesia  Rezki Sri Wibowo; dan Ahli Pidana Universitas Airlangga, Taufik Rachman.

“Jadi ini satu panitia sekaligus seleksi pimpinan KPK dan juga anggota Dewan Pengawas KPK," Pratikno di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Kamis (30/5).

Ia menjelaskan, Presiden Jokowi sudah menetapkan ketua pansel dari unsur pemerintah pusat sebagaiamana diatur PP Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengakatan Ketua Dewas KPK.

"Di situ ketuanya dari unsur pemerintah pusat. Total anggota panselnya 9 orang, 5 dari unsusur pemerintah pusat dan 4 dari unsusr masyarakat,” kata Pratikno.

Pratikno menyampaikan, secepatnya setelah keppres ini terbit pihaknya akan mengundang pansel.

“Agar segera untuk bekerja. Sekretariatya ada di Setneg, sekretaris nonanggota Bu Nanik Deputi Bidang Administrasi Aparatur Setneg,” ujarnya.

“Secepatnya [pansel bekerja], schedule-nya kita memebri waktu 20 Desember 2024 harus selesai KPK. kita harapkan pansel optimal bekerja sebaik-baiknya untuk menentukan nama-nama yang dibawa, diusulkan ke DPR,” tutupnya.

31