Home Milenial Perempuan Harus Turut Bangun Bangsa

Perempuan Harus Turut Bangun Bangsa

Surabaya, Gatra.com - Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya sangat kagum dengan dua sosok perempuan di Jawa Timur, yakni Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Menurut Lenis kedua sosok tersebut adalah inspirasi bagi perempuan di seluruh Indonesia. Sebab, selama ini banyak perempuan enggan meneruskan karirnya dalam dunia politik lantaran berpikir sempit.

Ia juga mengingatkan bahwa bukan lagi saatnya perempuan hanya berjibaku dengan urusan-urusan domestik seperti memasak, mengurus anak dan mengurus suami.

"Saya melihat sekarang perempuan-perempuan Indonesia jangan berpikir jaga suami, jaga suami, jaga dapur saja, piara anak saja, bukan," kata Lenis saat berkunjung ke rumah dinas Wali Kota Surabaya pada Selasa (20/8) malam.

Ia juga menginginkan semua perempuan di seluruh Indonesia bisa bersama-sama dengan suami turut membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah. "Harus mendampingi untuk membangun negeri ini sama-sama," ujar Lenis.

Oleh karena itu, lanjut Lenis, kedua sosok perempuan, Khofifah dan Risma, ini bisa menjadi contoh bagaimana perempuan berusaha memimpin dengan mengedepankan hati nurani.

"Jadi belajar dari ada dua mama-mama di Jawa Timur ini," tutur dia yang menganggap Khofifah dan Risma punya peran penting memajukan wilayah pemerintahannya.

Lenis sangat menyayangkan apabila perempuan-perempuan di daerah merasa abai dengan masa depannya. Sebab, ia akan lebih senang jika melihat perempuan di daerah terpencil tampil dalam pentas politik.

Sementara di tanah Papua, menurut pengakuan Lenis tidak ada seorang pun yang jadi gubernur. Namun ia mendengar ada seorang perempuan Papua yang menjabat sebagai bupati.

"Jadi tidak ada perempuan Papua yang jadi gubernur, belum ada yang jadi bupati. Bupati mungkin satu orang. Perempuan itu harus diberikan ruang untuk bisa dididik (mengembangkan potensinya)," ujarnya.

Lenis kerap menekankan agar peran perempuan bisa meluas dalam pelbagai bidang sehingga tidak hanya sebatas mengurus rumah tangganya sendiri. "Perempuan-perempuan jangan berpikir piara suami saja, pikir juga bagaimana bisa membangun Indonesia," pungkasnya.

 

101