Home Gaya Hidup HUT TNI Ke-74, Korem 032/Wbr Gelar Lomba Penyanyi Jalanan

HUT TNI Ke-74, Korem 032/Wbr Gelar Lomba Penyanyi Jalanan

Padang, Gatra.com - Komanda Resor Militer 032 Wirabima (Korem 032/Wbr) menggelar lomba penyanyi jalanan untuk memberi ruang berkreasi bagi musisi jalanan Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) di Lapangan Imam Bonjol. Gelaran ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74.

Komandan Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, mengatakan, lomba penyanyi jalanan ini selain untuk memeriahkan HUT TNI, juga sebagai pemersatu para pemusik jalanan di Kota Padang.

Baca juga: Dharma Pertiwi Koorcab Sumbar Latih Kedisiplinan Siswa

"Ini sebagai upaya kami untuk memberikan ruang kreatif dalam mengaktualisasikan potensi di bidang seni di Sumatera Barat. Di samping itu juga, sebagai sarana silaturrahmi sesama anak bangsa," kata Danrem di Padang, Sumbar, Kamis (26/9).

Lomba penyanyi jalanan yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni 25-27 September 2019, itu telah dibuka secara resmi pada Rabu malam (25/9). Animo dan antusiasme musisi jalanan untuk berpartisipasi cukup tinggi. Terlihat dengan banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kompetisi. Tercatat sebanyak 210 peserta yang terdaftar baik perorangan maupun tim atau grup.

Sambutan positif juga datang dari Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Melalui Kepala Dinas Perdagangan setempat, Ferizal menyebutkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Padang dalam membangun dan mewadahi bakat kemampuan  para generasi muda.

"Pemerintah Kota Padang sangat mendukung program-program TNI yang telah dilaksanakan selama ini, semoga TNI semakin sukses, semakin dekat, dan semakin dicintai masyarakat. Selamat Ulang Tahun TNI ke-74," katanya.

Baca juga: Seribu Harapan Persit Korem 032/WB untuk Kepulauan Mentawai

Di tempat terpisah, Kasiter Rem 032, Kolonel Inf Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pembinaan anak jalanan melalui kegiatan yang bersifat positif merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Semua komponen harus berpartisipasi menyelamatkan masa depan generasi muda dari berbagai pengaruh buruk yang merusak mental dan kepribadiannya.

"Korem 032/Wirabraja tetap mewadahi anak-anak tersebut dengan membuka ruang komunikasi yang lebih intens, sehingga kelanjutannya, mereka tetap bisa berkarya, mengasah kemampuan melalui inovasi dan kreasi," ujarnya.

225

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR