Home Kesehatan Rapid Test Kit Dijual Bebas, Baiknya Tes Dilakukan Nakes

Rapid Test Kit Dijual Bebas, Baiknya Tes Dilakukan Nakes

Jakarta, Gatra.com - Dokter Falla Adinda menyarankan agar rapid test dilakukan di klinik, rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya yang mempunyai legalitas dan dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes), meskipun saat ini rapid test kit bisa dibeli secara bebas di pasaran.

"Kalau aku sih tetap menyarankan untuk ya lakukanlah di tempat kredibel, nanti ada tata laksana yang benar," kata dokter yang menjadi relawan medis di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, itu akhir pekan ini.

Dara yang juga selebgram dan mempunyai julukan doctor bebek ini berpedapat, meskipun alat rapid test atau rapid test kit bisa dibeli secara bebas di pasaran, namun tidak semua masyarakat mempunyai keahlian menggunakannya.

"Ya itu dia yang bisa dibeli sendiri ya, interpretasinya bagaimana dan what next. Bener enggak melakukannya," ujar Falla.

Namun demikian, Falla mengatakan, tak masalah masyarakat membeli alat rapid test jika pelaksaannya dilakukan oleh tenaga medis yang mempunyai keahlian.

"Enggak apa-apa sih kalau beli dan ada temannya yang dokter yang bisa melakukannya dengan benar, ya monggo saja. Asalkan interpretasinya benar," ucapnya.

Menurut Falla, untuk melakukan interpretasi suatu hasil pemeriksaan medis, hanya pihak tertentu yang mempunyai keahlian, seperti tenaga medis agar tidak salah mengambil kesimpulan dan langkah yang harus dilakukan.

Ia berpendapat demikian bukan karena ini merupakan ladang pendapatan bagi tenaga medis, khususnya dokter, namun agar rapid test dilakukan sesuai tata laksana dan hasilnya kredibel, sehingga tindakan yang harus dilakukan selanjutnya pun tepat.

"Saya heran sama yang bilang Covid-19 ini bisnis dan dokter mendapatkan keuntungan. Keuntungan dari mana, yang ada pasien kita enggak ada, karena pandemi ini juga orang takut ke rumah sakit. Jadi, ya this is real, ya ini mengerikan dan makin hari kasunya makin tinggi, so please be aware, be responsible, be good human to others," katanya.

Ia berharap agar pemerintah melaui rumah sakit dan pihak terkait lainnya, menggalakan penelusuran secara massal untuk mengecek pihak-pihak yang sempat berinteraksi dengan orang yang kemudian diketahui positif Covid-19.

"Saya berharap, pemerintah pun misalnya mungkin star up company, mungkin rumah sakit, ya mudah-mudahan ada gerakan-gerakan untuk tracing. Ada gerakan tes massal, sehingga pandemi ini lekas berlalu," katanya.

1506