Home Politik Panitia Musda Golkar Pekanbaru Berpihak

Panitia Musda Golkar Pekanbaru Berpihak

Pekanbaru, Gatra.com-  Bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar kota Pekanbaru , Parisman Ihwan, meminta panita pengarah berlaku profesional. Hal itu diungkapkan Parisman  menyusul keputusan panitia mengeliminir pencalonannya. 
 
Menurut Ketua Asosiasi Jasa Konstruksi (GAPENSI) Provinsi Riau tersebut,gelaran musda ke X Partai Golkar menunjukkan keberpihakan kepada salah satu calon. Hal itu dibuktikan dengan sikap steering committee (SC) yang diduga mengarahkan dukungan untuk salah satu calon jelang musda. 
 
"Kita harus baca ad/art partai secara lengkapnya. SC ada keberpihakan. Dia sebagai SC menelepon pengurus kecamatan (PK) yang ada. Saya punya bukti, SC tidak netral," temannya kepada Gatra.com Jum'at (28/8). 
 
Sebelumnya Ketua SC Musda Golkar kota Pekanbaru, Roni Amriel, mengungkapkan Parisman Ihwan tidak memenuhi dua syarat sebagai calon kandidat Ketua Golkar kota Pekanbaru. Syarat tersebut meliputi status aktif di kepengurusan Partai Golkar sekurang-kurangnya satu periode.
 
Terkait hal ini Parisman menyuguhkan dokumen yang menunjukkan status dirinya sebagai pengurus Golkar di Riau, yang aktif satu periode. Oleh sebab itu dia berharap SC berkonsultasi dengan divisi hukum Partai Golkar untuk memahami aturan AD/ART.
 
"Bukanya memintai pendapat akademisi. Emang Partai Golkar tidak punya divisi hukum yang bisa menerjemahkan persoalan tersebut," paparnya. 
 
Selain meminta SC berlaku wajar, Parisman berharap dan para kandidat dapat bersaing secara sehat. 
 
"Saya sebagai calon kandidat di Musda Golkar Pekanbaru  ini digagalkan atau dalam kata lain dianggap tak memenuhi syarat," tekannya. Ia melanjutkan bahwa pihaknya akan bicara dengan  Ketua Golkar Riau, meminta pendapat dari bidang-bidang pemenangan pemilu dan organisasi. 
393