Home Gaya Hidup Jelang Nataru, Awas Jalan Berlubang di Jalur Selatan Jateng

Jelang Nataru, Awas Jalan Berlubang di Jalur Selatan Jateng

Cilacap, Gatra.com, Cilacap – Jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, jalan berlubang masih banyak ditemui di Jalur Selatan Jawa Tengah hingga batas Jawa Barat, di ruas Kabupaten Cilacap. Padahal, perbaikan jalan baru saja dilakukan sejak pertengahan hingga dasarian ketiga Desember ini.

Pantauan di Jalan Nasional Lintas Selatan, titik jalan berlubang banyak ditemukan di Kecamatan Karangpucung dan Kecamatan Cimanggu. Material penambal jalan mengelupas, sehingga jalan kembali berlubang.

Maslan Durori, seorang warga mengatakan kondisi ini sangat membahayakan kendaraan yang melintas. Pasalnya, ukuran lubang bisa mencapai 30 sentimeter. “Banyak yang rusak lagi,” ujarnya.

Padahal, diperkirakan arus lalu lintas bakal meningkat pada masa libur Nataru ini. Terlebih, para pelintas tidak paham kondisi jalan lantaran berasal dari luar daerah.

Kondisi ini diakui oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Koordinator Pengawas Lapangan PPK PJN Wangon-Batas Jabar, Pujiono mengatakan curah hujan yang tinggi menyebabkan perbaikan atau penambalan jalan tak maksimal.

Sebab, penambalan tidak akan maksimal jika kondisi aspal basah. Selain itu, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan jalan lebih mudah rusak. “Harapannya sih ya terang dulu. Agar bisa disapu semua,” ucap Pujiono, terpisah.

Namun begitu, Pujiono juga menegaskan bahwa seluruh peralatan disiagakan di ruas yang berada dalam tanggung jawabnya. Dengan begitu, ketika ada jalan yang kembali rusak, petugas langsung diterjunkan agar jalan aman dilintasi. “Peralatan semua disiagakan,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, risiko longsor dan banjir di jalur selatan meningkat pada November dan Desember ini. Pasalnya, curah sangat tinggi lantaran pengaruh El Ninan. Terlebih, BMKG memperingatkan bahwa puncak musim hujan bakal terjadi pada Januari.

186