Home Info Satgas Covid-19 Vaksin Covid-19 Lansia Belum Dilakukan di Tingkat Kabupaten

Vaksin Covid-19 Lansia Belum Dilakukan di Tingkat Kabupaten

Banyumas, Gatra.com– Program vaksin Covid-19 di daerah tingkat II atau kabupaten/kota belum dilakukan termasuk di Banyumas, Jawa Tengah, meski lansia diidentifikasi sebagai kelompok rentan. Pemerintah kabupaten/kota masih menunggu standar operasional prosedur (SOP) dari pusat/

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan sementara ini vaksin Covid-19 untuk lansia baru dilakukan di ibu kota provinsi, terutama Jawa dan Bali. Tujuannya yakni untuk semacam simulasi vaksin, untuk mengatur bagaimana pelayanan hingga dampak pasca-vaksin. “Jadi itu mungkin itu mungkin, bukan percobaan ya, tetapi untuk memberikan pelayanan kepada lansia,” katanya.

Kata dia, setelah ibu kota provinsi dilakukan dan dievaluasi, baru ada program vaksin untuk lansia di wilayah kabupaten/kota. Setelah itu, baru kemudian ada standar operasional prosedur (SOP) vaksin Covid-19 untuk lansia.

“Harus seperti apa fasilitas yang ada, atau mungkin ada barangkali ada efek-efek samping kan yang ada kan harus itu dulu lah, dipelajari. Agar pelayanan di daerah-daerah lebih antisipatif dan lebih bagus,” kata Sadiyanto,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada tahap kedua vaksin Covid-19, prioritas kelompok adalah ASN, termasuk anggota Polri dan TNI, serta sejumlah kelompok rentan lain, seperti wartawan. Namun, lantaran hanya mendapat alokasi terbatas, sementara ini ASN hanya di jajaran struktural, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa dengan target sebanyak 6.350 orang. “Polres ada klinik. Kalau untuk polsek dan koramil itu bisa dilaksanakan dengan puskesmas,” ujarnya.

Sadiyanto menjelaskan, dalam termin atau tahapan berikutnya, vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk kelompok rentan lainnya, seperti guru dan pedagang pasar. Selain itu, ada pula pekerja pelaku perjalanan antardaerah yang rentan tertular dan menjadi carrier Covid-19.