Home Info Satgas Covid-19 197 Napi di Lapas Kembangkuning Reaktif Rapid Test Antigen

197 Napi di Lapas Kembangkuning Reaktif Rapid Test Antigen

Cilacap, Gatra.com– Sebanyak 35 narapidana (napi) di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, positif Covid-19. Selain itu ada pula sebanyak 197 napi di Lapas Kembangkuning, Nusakambangan yang reaktif rapid test antigen.

Berdasar rapid test antigen, hasilnya, hampir 50 persen persen reaktif atau positif Covid-19. Tepatnya, dari 398 napi yang menjalani rapid test antigen, sebanyak 197 dinyatakan reaktif. Sisanya sebanyak 201 negatif.

“Kemarin yang, dari, LP Kembangkuning atau mana, tetapi yang disampel massal (rapid test antigen) satu LP,” ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Cilacap, M Wijaya mengatakan, Selasa sore (23/3).

Meski baru reaktif, Satgas Penanganan Covid-19 dan Pihak Lapas Nusakambangan menganggapnya sebagai positif Covid-19. Dengan begitu, protokol kesehatan dan treatmen (perawatan) untuk napi reaktif pun dilakukan sebagaimana kasus positif Covid-19.

“Itu pakai antigen, tidak pakai PCR. Ya karena OTG, artinya tanpa gejala, ya isolasi mandiri. Ya karena semuanya itu kan OTG, ya tanpa gejala,” kata M Wijaya.

M Wijaya mengungkapkan, lantaran mayoritas kasus Covid-19 tanpa gejala, napi menjalani isolasi mandiri di lapas dengan pengawasan petugas kesehatan lapas. Adapun Petugas yang positif juga menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya di Nusakambangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan narapidana (napi) di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, positif Covid-19. Diduga paparan Covid-19 di Nusakambangan berasal dari alumni Poltekip dan napi pindahan dari wilayah pandemi Covid-19.

Satgas Covid-19 intensif melakukan pelacakan, testing dan treatmen untuk pasien positif Covid-19 tersebut. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pulau Nusakambangan yang memiliki delapan lapas tersebut.