Home Info Satgas Covid-19 PPKM Mikro, Satgas Covid-19 Desa Diminta Evaluasi Berkala

PPKM Mikro, Satgas Covid-19 Desa Diminta Evaluasi Berkala

Banyumas, Gatra.com– Bupati Banyumas Ir Achmad Husein meminta pemerintah desa sebagai penyelenggara pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro untuk melakukan evaluasi secara berkala.

Evaluasi diharapkan dilakukan secara rutin dengan laporan perkembangan di setiap RT. "Kami meminta kepada kepala desa agar melaksanakan evaluasi minimal setiap Minggu," katanya, dalam keteran tertulis Humas Pemkab Banyumas, dikutip Rabu (24/3).

Menurut Bupati pemerintah telah melakukan upaya penanganan COVID-19 dengan 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Yaitu tindakan melakukan tes COVID-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien COVID-19 (treatment).

“Kewajiban masyarakat adalah terus disiplin melaksanakan 5 M yaitu memakai masker dengan benar, jenjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar perangkat desa, ketua lembaga desa, ketua RW, Ketua RT, PKK serta para tokoh diminta terus memberi edukasi kepada masyarakat sekitar, termasuk menjadi contoh dalam mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat juga diminta menghentikan stigma kepada pasien Covid-19.

"Meski tren saat ini menunjukan angka penurunan, tetapi semua tetap harus mematuhi protokol kesehatan, sampai ada intruksi dari pemerintah seandainya sudah diperbolehkan melepas masker dan lain sebagainya," ujarnya.

Sementara, dalam monitoring PPKM di Desa Ketenger dan Karangmangu, Kecamatan Baturraden, bupati sangat mengapresiasi administrasi yang dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Desa Karangmangu. Dalam catatan administratif tersebut tercatat secara runtut perkembangan, jumlah komorbid, jumlah lansia, laporan evaluasi meliputi apa saja yang menjadi keberhasilan sejak melakukan PPKM mikro, angka-angka yang menunjukkan keberhasilan hingga hambatan yang masih terjadi serta dokumentasi foto yang bagus dan lengkap.

Semenyara, Camat Baturraden Budi Nugroho mengatakan dengan adanya penerapan PPKM di Kecamatan Baturraden, pihaknya sudah melakukan monitoring dan evaluasi di semua desa. Dari monitoring yang dilakukan tidak diketemukan wilayah yang masuk kategori merah. Dia berharap kondisi ini terus terjaga untuk menghindari warga tidak terpapar Covid-19.

“Ada beberapa yang oranye secara umum kuning dan hijau. Kami juga selalu meneruskan imbauan Bapak Bupati agar masyarakat yang mempunyai gejala atau tanda-tanda covid-19 agar segera berobat, dan Puskesmas segera melakukan rapid test,” ucap Budi.