Home Info Pemda Gubernur Pastikan Pemerataan Pembangunan di Sumsel Berjalan

Gubernur Pastikan Pemerataan Pembangunan di Sumsel Berjalan

Palembang, Gatra.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya, membuktikan komitmennya untuk mengubah wajah Sumsel menjadi lebih baik melalui pemerataan pembangunan yang digagasnya.

Di mana saat ini, bantuan pembangunan di 17 kabupaten/kota di Sumsel, sudah direalisasikan dan dampaknya telah dirasakan masyarakat. Bahkan, pembangunan tersebut tidak hanya dilakukan di pusat kota sebuah kabupaten/kota saja, melainkan juga dilakukan di daerah yang selama ini tak tersentuh pembangunan.

Herman Deru menyebut, pembangunan yang dialokasikan dari dana Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 dan APBD tahun 2020 itu, sebagai upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya.

“Pembangunan infrastruktur yang kita lakukan ini untuk menjawab keinginan masyarakat. Jawaban itu berupa pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang memang jadi wewenang Pemprov maupun penanganan infrasruktur karena kurangnya kemampuan keuangan daerah. Bantuan tersebut kita berikan melalui APBD maupun Bangubsus,” kata Herman Deru, di beberapa kesempatan.

Dia menuturkan, kabupaten/kota di Sumsel, sudah selayaknya berkembang dengan infrastruktur yang memadai. Hal itu mengingat Sumsel sendiri merupakan provinsi yang memiliki berbagai potensi. Artinya dengan infrastruktur yang baik, pengelolaan potensi daerah tersebut dapat semakin meningkat.

“Ini juga sebagai upaya kita untuk mempercepat konektivitas dan aksebilitas antar wilayah di Sumsel. Dengan begitu, kualitas kehidupan masyarakat dapat semakin meningkat,” ucapnya.

Diketahui, pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang telah dilakukan di berbagai Kabupaten/Kota di Sumsel, meliputi akses jalan dan jembatan, sistem drainase, bangunan pendidikan atau sekolah, sarana olahraga, normalisasi sungai, irigasi hingga pembangunan non fisik seperti internet desa.

“Kita siap membantu infrastruktur di daerah baik fisik maupun non fisik. Apalagi kita ketahui beberapa kabupaten memiliki APBD yang terbatas sehingga sentuhan dari provinsi memang sangat dibutuhkan,” paparnya.

Kendati begitu, pembangunan di kabupaten/kota tersebut tidak serta merta dilakukan. Sebelum direalisasikan, Pemprov Sumsel melakukan kajian sehingga nantinya infrastruktur yang dibangun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kebutuhan setiap kabupaten/kota ini berbeda-beda. Pembangunan ini kita fokuskan pada masing-masing daerah sehingga dapat membawa manfaat untuk masyarakatnya. Setelah ini selesai, maka tugas kita saat ini bagaimana membuat biaya hidup semakin murah dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Bahkan pada tahun 2021 ini, Gubernur juga menekankan agar bupati dan wali kota di Bumi Sriwijaya, mengusulkan program pembangunan strategis yang bermuara peningkatan pengelolaan potensi daerah. Ia mengedepankan tiga kategori pembangunan seperti pembangunan infrasruktur mangkrak yang dapat diselesaikan tahun ini juga, pembangunan yang menjadi pusat perhatian atau eye catching dan bermanfaat, serta pembangunan yang memang dibutuhkan masyarakat.

“Artinya pembangunan di tahun ini, keuangan yang mengikuti program. Program yang dipaparkan akan dikaji mana yang super prioritas, prioritas dan regular,” tuturnya.

Setiap kabupaten/kota juga nantinya bisa menerima bantuan dengan nilai lebih maupun dikurangi dari nilai program yang diusulkan.

“Total bantuan yang akan diberikan bisa lebih maupun dikurangi. Tergantung hasil kajian nantinya dan berapa banyak pembangunan yang memang menjadi prioritas dan bermanfaat,” tutupnya. (info)

405