Home Ekonomi Potensi Tinggi, Bupati Banyumas Ajak Petani Berlatih Budidaya Porang Secara Profesional

Potensi Tinggi, Bupati Banyumas Ajak Petani Berlatih Budidaya Porang Secara Profesional

Banyumas, Gatra.com – Bupati Banyumas, Achmad Husein mengajak petani berlatih budidaya porang. Itu dilakukan agar petani porang lebih profesional agar produksinya lebih tinggi dan berkualitas.

Tahap pertama, Husein secara terbuka mengajak 50 petani yang berminat budidaya porang atau sudah menjadi petani porang. Pelatihan tidak dipungut biaya alias gratis."Silakan yang berminat hubungi WA ke +62 811-2814-044 tidak dipungut biaya, dikasih makan gratis, tour ke lokasi pertanian, dapat kaos lagi, enak toh," katanya, dalam keterangan Humas Pemkab Banyumas, Minggu (11/7).

Menurutnya kegiatan akan dimulai bulan September yang akan datang dan akan dilakukan secara bertahap. "Insyaalloh Covid sudah reda," imbuhnya.

Bupati Husein juga mengaku bahwa dirinya sudah pula bertemu dengan pembeli yang untuk ekspor agar proses kontrak jangka panjang dan harga bisa stabil asal pasokan juga dapat dipenuhi.

"Bertanam porang sangat menguntungkan, teknologi pertanian tidak terlalu sulit, asal punya kemauan pasti bisa," ucap dia.

Sebelumnya, Banyumas Achmad Husein dengan mengunjungi Balai Besar Litbang dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) di Bogor beberapa waktu lalu. Salah satu tujuan dari kunjungan tersebut menurut Bupati adalah ingin mengenal lebih jauh tentang teknologi perbanyakan benih secara kultur jaringan terhadap komoditas porang.

“Di Banyumas sudah banyak masyarakat yang menanam porang tapi benihnya masih dari katak. Itu memerlukan biaya tinggi dan ada masa dormansi, sehingga kalau panen secara serentak itu saya khawatirkan harganya akan jatuh,” jelas Husein.

Untuk meningkatkan percepatan ekonomi serta meminimalkan kerugian di tingkat petani, Bupati bertekad mengembangkan teknologi kultur jaringan.

“Kami bersama Dinas Pertanian akan mengembangkan kultur jaringan. Ini perlu keseriusan dan akan dimulai dengan penandatanganan MoU,” ujarnya.

Husein juga mengakui Pemkab Banyumas telah lama menjajaki teknologi kultur jaringan. Bahkan sumber daya manusia dan beberapa fasilitas pun telah disiapkan. Namun kerja sama dengan lembaga penelitian tetap diperlukan agar teknologi tersebut dapat diserap secara maksimal.

Selain teknologi kultur jaringan, bupati juga menunjukan ketertarikannya terhadap sejumlah varietas unggul yang dihasilkan BB Biogen, seperti kedelai biji besar Biosoy, cabai tahan virus dan produktivitas tinggi Carvi Agrihorti serta beberapa varietas unggul lainnya.

“Untuk saat ini kita fokus dulu kepada kultur jaringan porang ini, nanti kalau sudah sukses barulah kita akan kembangkan ke komoditas-komoditas unggul lainnya,” ucap dia.


 

1702