Home Hukum Kena Garuk Satpol PP, Satu Anak Punk Reaktif Antigen

Kena Garuk Satpol PP, Satu Anak Punk Reaktif Antigen

Sukoharjo, Gatra.com- Satu diantara 12 anak punk yang terdiri dari 9 laki-laki dan 3 wanita dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani tes antigen. Mereka diamankan Satpol PP dan Polres Sukoharjo saat tengah nongkrong di wilayah Kecamatan Grogol, Rabu (14/7).

Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Sukoharjo Sunarto mengatakan, setelah menjaring 12 anak punk tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk dilakukan tes antigen. Hasilnya ada satu anak yang reaktif Covid-19. "Satu orang dari Magelang reaktif, kami serahkan ke Dinkes," katanya.

Selanjutnya, satu anak punk yang dinyatakan reaktif ini langsung dibawa ke tempat isolasi terpusat, yakni di Asrama Haji Donohudan. Sementara bagi yang hasilnya non reaktif diminta kembali ke daerahnya masing-masing. Mereka diantaranya dari Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen, dan Sukoharjo. 

Menurut Sunarto, langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Terlebih saat ini masih diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dilanjutkan Sunarto, saat dilakukan pendataan tidak ada satupun yang membawa kartu identitas diri atau tanda pengenal lainnya. Usia mereka diketahui juga masih belasan tahun. Sedangkan dari hasil pemeriksaan, mereka kedapatan membawa 13 botol miras oplosan jenis ciu. 

Oleh petugas mereka langsung diberikan pembinaan. Sebagai efek jera, anak-anak punk ini diberikan hukuman fisik berupa pushup dan squat jump. Bahkan anak punk laki-laki juga dicukur gundul. "Razia terus kita lakukan. Setelah didata tidak mengulangi perbuatannya, jika nekat akan kami proses," tegasnya.

Salah satu bocah yang terkena razia, Ardi (18) mengaku, hendak pergi ke Yogyakarta, namun mampir ke Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo untuk membeli ciu. Ciu yang mereka beli berjumlah 15 botol, satu botolnya diharga Rp 150 ribu. "Ini ciu rencananya buat diminum bareng-bareng saja," tandasnya.

1586