Home Olahraga Zohri Bertekad Jadi Sprinter Indonesia Pertama di Bawah 10 Detik

Zohri Bertekad Jadi Sprinter Indonesia Pertama di Bawah 10 Detik

Tokyo, Gatra.com - Lalu Muhammad Zohri bertekad tampil maksimal pada debutnya di Olimpiade Tokyo 2020. Sprinter asal Nusa Tengggara Barat (NTB) itu pun tampak memaksimalkan waktu yang dimiliki untuk beradaptasi dengan startingblock di Olympic Stadium, Tokyo.

Diketahui, startblock di Tokyo berbeda bentuknya dengan yang biasa digunakan saat pelatihan di Indonesia. Meski demikian, Zohri tak menganggap hal itu sebagai kendala berarti.

"Saya pernah lomba dengan startingblock seperti ini baru satu kali. Ini justru membuat semangat, seperti tantangan," ujar Zohri selepas latihan (28/07).

Sebelumnya, Zohri sempat mencicipi arena Olympic Stadium saat turun di test event Olimpiade Tokyo pada Mei lalu. Hanya saja, Zohri meraih hasil yang kurang memuaskan dengan menempati posisi tujuh. Catatan waktu yang ia torehkan saat babak final pun 10,45 detik, lebih lambat dibanding saat dirinya turun di babak pertama dengan 10,34 detik.

Pada debutnya di Olimpiade, Juara Dunia Atletik U-20 2018 Finlandia itu memasang target untuk bisa menjadi sprinter pertama Indonesia yang berlari di bawah 10 detik.

Sebagai informasi, catatan waktu terbaik Zohri adalah 10,03 detik yang diciptakan saat seri Golden Grand Prix Osaka 2019 lalu. Torehan tersebut yang akhirnya meloloskan dirinya ke Olimpiade Tokyo 2020.

“Kondisi saya saat ini sehat dan bugar. Kondisi lutut juga tidak ada masalah,” terang Zohri.

Zohri sempat naik meja operasi akibat cedera lutut pada November 2020 lalu. Pada April 2021, Zohri kembali ke lintasan atletik dan mulai melakoni latihan ringan. Saat ini kondisinya pun terbilang prima. Zohri akan memulai debutnya di Olimpiade dengan tampil di nomor 100 m putra pada 31 Juli mendatang.

3960