Home DPD RI News Menteri Kesehatan: Indonesia Lakukan Tes Genome Sequencing 40 Kali Lebih Banyak

Menteri Kesehatan: Indonesia Lakukan Tes Genome Sequencing 40 Kali Lebih Banyak

Jakarta, Gatra.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa Indonesia sudah menghasilkan 5.788 tes atau sekuens SARS-CoV-2 . Angka ini didapatkan dari tes genome sequencing selama 8 bulan di tahun 2021.

"Untuk mengetahui varian baru ini di tahun 2020 kita lakukan 9 bulan 140 tes, sekarang dalam waktu 8 bulan kita sudah melakukan 5.788 tes atau sequences,"ujar Budi dalam siaran pers di YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (30/08). Ini artinya tes yang dilakukan tahun ini 40 kali lebih banyak dari tahun lalu.

Berdasarkan data pada presentase Budi, dari 5788 sekuens, 2321 merupakan sekuens varian of concern. Dari 2321 sekuens varian of concern ini terdiri dari 64 Alfa (B.1.7), 17 Beta (B.1.351, B.351.2, B.1.351.3), 2240 Delta (B.1.617.2+AYx).

Budi berujar, Indonesia memiliki kapasitas 1700-1800 tes per bulannya.

"Yang kita akan maksimalkan untuk bisa melakukan monitoring penyebaran varian baru ini dan bagaimana kita mengantisipasinya,"ucap Budi.

Budi menyebutkan, pencegahan varian baru menurut Budi di luar kemampuan.

Menurut Budi, kenaikan di hampir semua negara termasuk Indonesia disebabkan adanya mutasi baru dari varian Delta yang hampir tersebar di seluruh dunia saat ini. Ia mengungkapkan bahwa semakin lama dunia menunda vaksinasi, muncul varian baru yang terjadi karena adanya penularan di satu daerah penularan.