Home Milenial Politisi Golkar Yakin, PTM Bisa Perbaiki Kualitas Pendidikan

Politisi Golkar Yakin, PTM Bisa Perbaiki Kualitas Pendidikan

Jakarta, Gatra.com- Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Henry Indraguna, menilai langkah untuk kembali mulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sejumlah daerah adalah langkah yang tepat. Hal ini dikarenakan PTM dinilai menjadi langkah utama dalan menjaga kualitas pembelajaran anak Indonesia dan sekaligus menjaga mental anak Indonesia.

Menurut Politisi Golkar tersebut, PTM terbatas memang mau tak mau menjadi jalan keluar yang paling tepat dalam kondisi saat ini. Meski begitu, dirinya tetap meminta Pemerintah maupun masyarakat sekolah untk  tetap menomorsatukan keselamatan peserta didik di sekolah

"PTM terbatas itu penting untuk dilakukan dalam upaya menekan risiko learning loss. Tapi perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaannya, jangan sampai membahayakan para peserta didik atau malah menimbulkan cluster baru penularan Covid," kata Henry kepada Wartawan, Selasa (21/9).

Henry juga menggaris bawahi, selain peran pemerintah dan sekolah untuk memastikan keselamatan anak didik saat mrnjalankan PTM, Dirinya pun juga mengingatkan pentingnya peran para orang tua peserta didik di sana. Orang tua, dituntut untuk biza memahami persiapan apa saja yang perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan PTM Terbatas ini.

"PTM Terbatas ini bukan masa dimana orang tua melepaskan anaknya begitu saja karena sudah lelah mendampingi proses belajar secara daring. Orang tua juga harus membangun kesepahaman pada peserta didik melalui sosialisasi dan edukasi pentingnya dijalankannya protokol kesehatan," jelasya.

Henry juga menyebut, bahwa dengan segeranya dilakukan PTM Terbatas, maka anak pun akan terhindar dari beberapa dampak negatif akibat masa panjang pandemi, seperti putus sekolah. Karena dari hasil pengamatannya selama dilangsungkannta pembelajaran jarak jauh (PJJ), banyak anak yang tidak optimal belajar dan membuat mereka dipaksa bekerja dan tidak belajar, terutama untuk membantu keuangan keluarga di tengah krisis pandemi.

"PTM Terbatas ini akan menghindarkan anak dari adanya gangguan psikososial atau kondisi individu mencakup aspek psikis dan sosial pada anak selama PJJ," pungkasnya.

93