Home Kebencanaan La Nina, Masyarakat Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi

La Nina, Masyarakat Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi

Banyumas, Gatra.com – Plt Bupati Banjarnegara, Syamsudin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan seturut musim hujan yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.

Plh. Bupati mengatakan bahwa bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang diakibatkan parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin. Mulai dari banjir, angin puting beliung, longsor, abrasi, hingga gelombang pasang.

Kerawanan tersebut bertambah seiring dengan masuknya musim penghujan. Terlebih, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi meningkatnya curah hujan 70 persenakibat La Nina.

Menurut dia, Banjarnegara adalah wilayah dengan risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi, seperti longsor. Selain itu, warga juga diminta tetap waspada dengan potensi bencana lainnya, seperti erupsi Gunung Api Dieng.

“Banjarnegara merupakan wilayah yang rawan bencana dengan potensi bencana yang sangat beragam. Mulai dari erupsi Gunung Api Dieng, gempa bumi, tanah longsor, angin kencang, kebakaran hutan, hingga banjir,” katanya, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (13/11).

Selain meningkatkan kewaspadaan, secara struktural Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga telah menginstruksikan waspada kebencanaan. Salah satunya yakni dengan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang diikuti oleh personel lintas sektoral.

Kata Syamsudin, apel kesiapsiagaan itu penting untuk meningkatkan kesadaran dan gotong royong seluruh elemen menyikapi terhadap bencana yang juga menjadi ancaman bagi stabilitas pemerintah daerah maupun nasional.

Apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tersebut diikuti pula oleh personel Polri, TNI, jajaran camat, BPBD Banjarnegara, Relawan, SAR Banjarnegara, Damkar Banjarnegara , PMI Banjarnegara, serta Dinas Kesehatan Banjarnegara ini.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Dandim 0704 Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal ST MHan dan Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH MSi.

“Apel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan gotong royong seluruh elemen menyikapi terhadap bencana yang juga menjadi ancaman bagi stabilitas pemerintah daerah maupun nasional, selain itu juga merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama dalam memberikan rasa aman dalam upaya mengurangi resiko bencana pada masyarakat terutama masyarakat yang hidup di daerah rawan bencana,” ujarnya.

Bupati dan Forkompinda juga melakukan inspeksi pasukan dan seluruh perlengkapan dan peralatan siaga bencana. Dandim 0704/Wijayakusuma, Letkol Arh Sujeidi Faisal mengatakan, pihaknya selalu menyiagakan satu satuan setingkat pleton atau 350 prajurit yang siap diterjunkan jika terjadi bencana.

“Salah satu tujuan apel ini digelar, yaitu memantapkan sinergitas semua pihak, mulai dari Pemkab TNI, Polri, serta relawan. Kami dari TNI tentunya selalu siap siaga, sudah ada satu satuan setingkat pleton. Doakan ya Banjarnegara tidak ada bencana,” kata Faisal.

1184