Home Regional Longsor Tebing Jalan 30 Meter, Pengendara Motor Terseret dan Nyaris Kehilangan Nyawa

Longsor Tebing Jalan 30 Meter, Pengendara Motor Terseret dan Nyaris Kehilangan Nyawa

1258

Banyumas, Gatra.com– Seorang pegawai bank di Banyumas, Jawa Tengah nyaris menjadi korban lantaran terseret longsor yang terjadi tiba-tiba di jalan penghubung wilayah Desa Gunung Lurah menuju Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, rabu sore (17/11).

Koordinator Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Heriana Ady Chandra mengatakan, korban bernama Irma Liyatin, pegawai Bank BTPN Purwokerto. Sekitar pukul 15.15 WIB, Irma tengah melintas di jalan tersebut.

Mendadak, tanpa ada hujan dan maupun getaran apapun, tiba-tiba tebing setinggi lebih kurang 30 meter mengalami longsor dan menutup jalan. Saat longsor tersebut, Irma tengah melintas di bawahnya.

Tak pelak, Irma langsung tertimpa longsor dan sempat terseret material longsor. Beruntung, kejadian tersebut diketahui oleh warga yang tengah berada di lokasi yang sama. “Pengendara motor sempat tertimpa material longsoran sehingga motor dan korban terseret material longsoran,” katanya, Rabu malam.

Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Ajibarang. Korban mengalami luka pada kaki, lecet pada tangan dan pelipis. “Korban dapat diselamatkan oleh warga masyarakat sekitar yang langsung melarikan korban ke RSUD,” ucap Heriana.

Dia menjelaskan, longsor cukup besar, yakni ketebalan material tiga, panjang 10 meter, Lebar 6 meter. Material longsoran menutup jalan penghubung yang menghubungkan wilayah Desa Gununglurah menuju Desa Sambirata, dan sebaliknya. “Penyebab longsor, tanah yang labil dan struktur sangat gembur,” ujarnya.

Usai kejadian, relawan gabungan melaksanakan pembersihan material longsoran, menggunakan semprot air mobil UPT Damkar usai peristiwa tersebut. Air diambil dengan armada tangki air BPBD dari sungai terdekat.

“Hingga malam material longsoran masih sangat banyak. Mengingat cuaca yang tidak menentu dan kondisi tebing yang labil sewaktu-waktu dapat longsor kembali, maka pembersihan sementara dihentikan,” jelasnya.

Heriana mengungkapkan, berdasarkan rapat koordinasi relawan yang dipimpin oleh Kabid Darlog BPBD Kabupaten Banyumas yang dihadiri Forkompincam Cilongok, Pemdes Gununglurah, Pemdes Sambirata dan relawan gabungan, akhirnya disepakati pembersihan material malam hari tidak dilanjutkan. Untuk mengamankan lokasi maka, Pemerintah Desa Gununglurah dan Pemerintah Desa Sambirata agar menutup total sementara jalur penghubung antar-dua desa tersebut.

Kemudian, pembersihan material longsoran karena volume tanah sangat banyak akan dilakukan menggunakan backhoe dan dump truk agar lebih efisien. Sementara relawan pada Kamis, 18 November 2021 tetap hadir di Desa Gununglurah untuk melakukan pembersihan material longsoran di wilayah RT 05 RW 01 Desa Gununglurah.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS